JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan bantuan pakan satwa dari Kementerian Kehutanan mulai disalurkan ke Kebun Binatang Bandung pada Jumat (19/12) kemarin.
Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan bersama perwakilan Kementerian Kehutanan, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan pihak terkait lainnya.
Kepala Bidang Inventarisasi Barang Milik Daerah BKAD Kota Bandung, Awal Haryanto, mengatakan mulai hari ini seluruh kebutuhan pakan satwa di Kebun Binatang Bandung ditanggung oleh Kementerian Kehutanan.
Baca Juga:PWNU Jabar dan 27 PCNU Tegaskan Sikap, Dorong Islah dan Jaga Marwah PBNUJawa Tengah Terbang Tinggi, Rute Penerbangan Baru Picu Investasi dan Kunjungan Wisata
Petugas kebun binatang yang bertanggung jawab atas pemotongan dan pemberian pakan menyatakan, distribusi pakan berlangsung setiap hari dan proses pemberian kepada satwa berjalan normal.
“Hari ini kami melakukan pengecekan karena diinformasikan bahwa per hari ini seluruh pakan satwa di kebun binatang ditanggung oleh Kementerian Kehutanan. Maka kami ingin memastikan secara langsung bahwa semua pakan sudah tersedia,” ujar Awal di Bandung, baru-baru ini.
Menurut Awal, pengecekan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan kesejahteraan satwa tidak terganggu akibat persoalan distribusi pakan.
Dalam proses tersebut, Pemkot Bandung berkoordinasi dengan vendor penyedia pakan, BKSDA, serta perwakilan Kementerian Kehutanan.
“Kami cek dari depan, kemudian memastikan ke area pakan. Vendornya juga kami tanyakan langsung. Teman-teman dari BKSDA serta perwakilan Kementerian Kehutanan juga menyatakan bahwa benar, mulai hari ini pakan satwa disalurkan dan ditanggung oleh Kementerian Kehutanan,” sebut Awal.
Hasil pengecekan itu memastikan ketersediaan pakan yang sebelumnya dikhawatirkan kosong kini telah tersalurkan sesuai kebutuhan satwa.
Pemerintah Kota Bandung menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas instansi agar penyaluran pakan berlangsung berkelanjutan serta proses administrasi kerja sama tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Baca Juga:Dari Bupati Termuda hingga OTT KPK, Ade Kuswara Kunang di Pusaran Dugaan Korupsi BekasiOTT KPK Seret Oknum Jaksa dan Pengacara di Bekasi, Dugaan Korupsi Berjamaah Menguat
“Harapannya semua bisa kembali seperti sediakala. Proses yang ditempuh berjalan lancar dan hasilnya yang terbaik, khususnya untuk kesehatan dan kesejahteraan satwa,” ujar Awal.
