JABAR EKSPRES – Pedagang es teh menjadi korban dugaan penganiayaan oleh pria tak dikenal di kawasan Jalan Mahar Martanegara, Leuwigajah, Kota Cimahi, Rabu 10 Desember 2025.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan harus menjalani perawatan medis. Peristiwa tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian.
Peristiwa penganiayaan itu ramai diperbincangkan setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang pria mengenakan helm mendatangi lapak pedagang es teh dan sempat meminta minuman.
Baca Juga:Gunakan Metode Sling Load, Pertamina Gerak Cepat Pasok LPG ke Daerah Bener Meriah Petir Hantam Rumah di Cikalongwetan, Seorang Mahasiswa Terluka
Tak lama kemudian, situasi berubah menjadi kekerasan. Terduga pelaku menendang dan memukul korban hingga terjatuh. Bahkan, pria tersebut disebut kembali ke lokasi dengan membawa benda tumpul dan kembali menyerang korban.
Kepala Seksi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan lokasi kejadian berada di sekitar Bundaran Leuwigajah, tepatnya di depan SMPN 9 Cimahi.
“Betul, telah terjadi dugaan penganiayaan yang dialami pedagang es teh. Sudah dilaporkan dan ditindaklanjuti,” ujar Gofur saat dikonfirmasi lewat telefon pada Semin (15/12/2025).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, kejadian bermula ketika seorang pria tak dikenal datang ke lapak korban dengan mengenakan helm berwarna putih dan meminta minuman. Namun permintaan tersebut tidak dipenuhi oleh korban.
“Terduga pelaku ini datang dalam keadaan diduga mabuk meminta minuman teh kepada korban, tetapi tidak diberi karena memang berjualan,” ucap Gofur.
Tak berselang lama, pria tersebut kembali mendatangi lapak korban. Kali ini, ia membawa benda yang diduga besi dan langsung melakukan kekerasan terhadap korban.
“Pria tak dikenal itu langsung memukul kepala korban menggunakan benda tumpul tersebut sebanyak dua kali dan mengakibatkan kepala korban luka sobek,” sebutnya.
Baca Juga:Kapal Pertamina Terus Bergerak: Antarkan Energi dan Harapan ke SumatraFitri Salhuteru Penuhi Panggilan Polda Jabar Terkait kasus Pencemaran Nama Baik
Atas kejadian tersebut, korban melaporkan peristiwa penganiayaan itu ke Polres Cimahi. Saat ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.
“Sudah masuk laporan dan dilakukan pengusutan lebih lanjut. Kasus ditangani oleh Reskrim Polres Cimahi dan masih dalam penyelidikan,” tutupnya. (Mong)
