BANDUNG – Baby Kids & Teens Fest 2025 atau Bakat Fest resmi dibuka di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh No. 67, Kota Bandung, Kamis (11/12). Acara yang berlangsung hingga 14 Desember 2025 ini menjadi pameran edukasi, hiburan, dan kompetisi anak terbesar di Jawa Barat pada akhir tahun.
Sebanyak 101 tenan, mayoritas pelaku UMKM kuliner dan produk anak, memadati hall seluas 3.000 m². Rangkaian lomba yang digelar pun lengkap: mulai lomba merangkak, minum susu, dan makan roti untuk balita, angklung, rampak jaipong, modern dance untuk anak SD, hingga lomba cover dance K-Pop khusus remaja.
Ketua Pelaksana Bakat Fest 2025, Anut Nurrakhmat, mengatakan, event yang sudah digelar sejak tahun 2000 ini akan diperluas melalui roadshow ke Cirebon, Tasikmalaya, Bogor, Sumedang, hingga tingkat nasional pada tahun-tahun mendatang. “Bakat Fest bukan sekadar hiburan, tapi wadah edukasi dan pengembangan motorik serta kreativitas anak, termasuk anak berkebutuhan khusus yang kami beri panggung khusus,” ujar Anut kemarin.
Baca Juga:Idil Akbar: Kasus Wakil Wali Kota Bandung Harus Tuntas, Jangan Jadi Preseden BurukPKB Kota Bandung Hormati Proses Hukum, bakal Ajukan Praperadilan untuk Erwin
Acara tersebut mendapatkan dukungan penuh DPRD Jabar. Anggota Komisi II DPRD Jabar Bayu Satya Prawira, menyatakan dewan siap memperjuangkan anggaran khusus dalam APBD 2026 untuk penyediaan venue pameran permanen di Bandung. “Sudah ada pembahasan serius dengan Pemprov Jabar soal hall berkapasitas besar. Industri pameran ini efeknya luar biasa bagi UMKM dan PAD daerah,” tegas Bayu.
Ia menambahkan, setiap event pameran mampu menyumbang pajak tiket 10–15 persen yang langsung mengalir ke kas daerah.
Sementara itu, Ketua DPD Asperapi Jawa Barat, Leo Hermanto, menilai potensi industri pameran Jabar bisa tembus level internasional jika didukung fasilitas memadai. “Satu event di Bandung bisa berdampak ke kota-kota sekitar. Multiplier effect-nya sangat besar,” kata Leo.
Sekretaris Disbudpar Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan, menyebut Bakat Fest turut mendongkrak kunjungan wisatawan akhir tahun. “Kami promosikan lewat semua kanal resmi dan media partner. Momentum akhir pekan ini sangat tepat,” ujarnya.
Sementara Riyantini, Penilik Ahli Utama Disdik Kota Bandung, mengapresiasi kolaborasi 25 tahun Bakat Fest dan mengusulkan penambahan kelas coding serta edukasi gizi pada penyelenggaraan berikutnya.
