“Itu siswa SMP kalau tidak salah. Setelah itu belum ada lagi,” jelas Karsa.
Ketika ditanya soal langkah lanjutan, Karsa menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah untuk memantau titik-titik rawan tempat nongkrong pelajar.
“Intinya kami selalu koordinasi. Begitu ada informasi, kami tindaklanjuti minimal dengan himbauan. Tahun ini pun kami melakukan edukasi langsung ke sekolah-sekolah bersama Dinas Pendidikan,” tuturnya.
Baca Juga:Produk Perlindungan Jiwa Terbaru Hadie bagi Masyarakat Jawa BaratKonser “The Journey Continues by Aloka", Peterpan Berhasil Bawa Euforia Generasi ke Generasi
Adapun tiga pelajar yang terjaring razia kemarin kini telah ditangani oleh Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
“Yang tiga siswa itu oleh KCD sedang dikoordinasikan dengan sekolah masing-masing. Dua di antaranya ternyata siswa kelas jauh dari SMA 4 Bandung, bukan siswa reguler, tapi non-reguler,” tandas Karsa. (Monk)
