Melalui menu utama, masyarakat dapat memilih berbagai layanan publik, mulai dari administrasi kependudukan, izin usaha, hingga layanan aduan. Sistem ini dirancang agar interaksi menjadi cepat tanpa perlu mengunjungi kantor dinas secara langsung.
Meski tergolong inovatif, Bambang mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah pada adaptasi pengguna, terutama kelompok lansia yang masih memerlukan bantuan dalam penggunaan teknologi.
“Kalau anak-anak sekolah sudah terbiasa dengan WhatsApp, beda halnya dengan manula. Mereka masih perlu pendampingan untuk bisa memanfaatkan WA Mantap,” ujarnya.
Baca Juga:Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pastikan Distribusi Beras SPHP DimasifkanGubernur Jabar Luncurkan Gerakan Rereongan Poe Ibu, Warganet: Masyarakat Sendiri Dipalakin
Selain itu, kurangnya publikasi juga menjadi tantangan tersendiri. Diskominfo berharap dukungan dari media, termasuk Jabar Ekspres, untuk membantu memperluas jangkauan informasi tentang WA Mantap.
“Kalau kita punya produk tapi hanya di-launching tanpa bantuan media, publikasinya tidak akan maksimal. Karena itu, dukungan teman-teman media sangat penting,” kata Bambang.
Dari sisi teknis, Bambang memastikan tidak ada kendala jaringan dalam implementasi WA Mantap.
“Alhamdulillah, Kota Cimahi tidak memiliki wilayah blank spot. Semua wilayah sudah terjangkau sinyal dari berbagai provider, jadi aman,” tegasnya.
Aplikasi ini dapat diakses menggunakan provider apa pun, selama perangkat pengguna terhubung ke jaringan internet.
Dalam pengembangannya, Diskominfo Cimahi juga menyiapkan integrasi WA Mantap dengan database program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta sistem Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Ini sesuai arahan pimpinan. Kita sudah rapat dengan pengelola SPPG untuk menyiapkan konten MBG agar bisa muncul di menu WA Mantap,” kata Bambang.
Baca Juga:Keracunan hingga Pengurangan Menu MBG Terjadi Dimana-Mana Meski Anggaran Ratusan Triliun?Heboh! Macan Tutul Masuk Hotel di Sukasari Bandung, Satwa Lembang Park Zoo?
Ke depan, menu layanan ini akan ditambah dengan akses ke lembaga lain seperti Kejaksaan, MBG, hingga layanan aduan masyarakat. (Mong)
