Sinergi Len – Telkomsat Wujudkan Transformasi Pertahanan Nasional berbasis Satelit

Penandatanganan MoU kerjasama antara PT Len Industri (Persero) dan PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat)
Penandatanganan MoU kerjasama antara PT Len Industri (Persero) dan PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam upaya mewujudkan visi besar Astacita sebagai arah pembangunan nasional, sinergi strategis antara pengembangan teknologi satelit dan penguatan sistem pertahanan nasional menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemandirian bangsa.

Holding Industri Pertahanan, PT Len Industri (Persero) dan PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Letnan Jendral TNI Tri Budi Utomo.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., dan Direktur Utama PT Telkom Satelit Indonesia, Lukman Hakim Abd Rauf.

Baca Juga:Modus Baru Penipuan Dengan Dalih Kelas Merajut, Sudah Transfer Langsung ManghilangKasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu Akhirnya Terungkap, Polisi Berhasil Tangkap Dua Pelaku

Sinergi strategis antar BUMN mencerminkan dukungan pengembangan teknologi satelit dan sistem pertahanan nasional yang selaras dengan program astacita Presiden RI, Prabowo Subianto yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara sekaligus mendorong kemandirian bangsa melalui penguasaan teknologi mutakhir.

Upaya ini tidak hanya memperkokoh kedaulatan Indonesia di bidang pertahanan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian teknologi nasional.

Lebih jauh, sinergi Len – Telkomsat menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia, riset, dan sains untuk menjawab tantangan global yang selaras dengan delapan Astacita Len, khususnya pada pengembangan teknologi satelit yang menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat kedaulatan teknologi dan kemampuan nasional.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI, memberikan apresiasi atas adanya penandatanganan MoU ini, “Sebuah langkah strategis yang sangat kami apresiasi dan kami dorong, contoh nyata sinergi antar BUMN yang tidak hanya menjawab kebutuhan industri, tapi juga mendukung misi negara dalam memperkuat sistem pertahanan nasional” ujar Tri.

Tahap awal dari kerja sama ini akan memanfaatkan kapasitas Satelit Merah Putih 2 (GEO HTS) dan berlanjut dengan pengembangan konstelasi satelit orbit rendah (LEO) yang akan menjadi fondasi bagi penguatan sistem pertahanan nasional yang lebih modern dan mandiri.

Sinergi ini juga mencakup pengembangan teknologi command center, fasilitas produksi dan riset satelit nasional, serta wahana peluncuran satelit nasional yang akan memperkokoh kemampuan dalam mengorbitkan satelit buatan dalam negeri.

0 Komentar