Merefleksikan Tema Haornas 2025 ‘Olahraga Satukan Kita’ ala DBL Indonesia

Merefleksikan Tema Haornas 2025 ‘Olahraga Satukan Kita’ ala DBL Indonesia
Merefleksikan Tema Haornas 2025 ‘Olahraga Satukan Kita’ ala DBL Indonesia / ISTIMEWA
0 Komentar

Nah, langkah konkret keempat yang diharapkan pemerintah adalah perlunya mendorong pertumbuhan sport industry dan sport tourism. Olahraga dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Menpora ingin event olahraga daerah bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk membangkitkan pariwisata, UMKM, dan lapangan kerja.

Meskipun sekadar kompetisi basket amatir tingkat SMA, tapi kegiatan DBL Indonesia sudah mengarah pada sport industry berskala nasional. Bagaimana tidak, ratusan UMKM dan lapangan kerja hadir saat kompetisi DBL digelar di 31 kota dan 22 provinsi di Indonesia.

Data menunjukkan di setiap penyelenggaraan DBL di kota-kota, rata-rata melibatkan 35 kru terlibat. Jika dikalikan jumlah kota penyelenggaraan (31 kota) setidaknya butuh lebih dari 1.000 sumber daya manusia (SDM) per tahunnya. Mayoritas mereka merupakan anak-anak muda dari kota tersebut dengan status freelance project.

Baca Juga:NA Mantan Walkot Cirebon Jadi Tersangka Korupsi Multiyears , Negara Rugi Rp26 MKejari Cirebon Tahan NA dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Multiyears 2016–2018

Angka tersebut belum termasuk keterlibatan pihak swasta lainnya yang berstatus vendor. Ada banyak vendor yang terlibat dalam kompetisi DBL di setiap kotanya. Ada vendor konsumsi, kebersihan, keamanan, kesehatan, dan bongkar pasang branding. Itu belum termasuk keterlibatan tenaga profesional yang berkaitan dengan pertandingan. Misalnya wasit, petugas pertandingan dan statistik.

Terakhir, langkah konkret kelima adalah pemerintah berharap adanya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan olahraga. Sebab pembangunan olahraga bukan hanya tanggung jawab Kemenpora atau Pemda, melainkan kerja bersama seluruh elemen bangsa: pemerintah, swasta, media, akademisi, komunitas, dan masyarakat luas. Semua harus bersatu padu untuk menjadikan olahraga sebagai gerakan nasional. Dan, alhamdulillah DBL Indonesia sudah melakukannya. Selamat merayakan Haornas.

0 Komentar