Ikhlas di Tengah Duka, Keluarga Korban Majelis Taklim Ciomas Dapat Dukungan dan Bantuan dari Pemkab Bogor

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat mengunjungi langsung kediaman korban meninggal dunia
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat mengunjungi langsung kediaman korban meninggal dunia akibat runtuhnya Majelis Taklim As-Shobiyah, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu (7/9/2025). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana duka menyelimuti keluarga korban insiden ambruknya bangunan Majelis Taklim As-Shobiyah, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, saat kegiatan Maulid Nabi pada Minggu (7/9/2025) pagi.

Salah satu keluarga korban, Khotim (63), mengaku ikhlas menerima musibah yang merenggut nyawa istrinya, Nur Hayati (54), dan menyebabkan sejumlah anggota keluarga lainnya luka-luka.

“Namanya sudah takdir, kita ikhlas. Enggak ada yang menginginkan kejadian seperti ini. Semua warga juga pasti enggak mau kalau musibah begini menimpa,” ujar Khotim saat ditemui di kediamannya.

Baca Juga:Membaca Motif Tragis Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Dari Perspektif PsikologisWagub Jateng Lepas Penerbangan Perdana Semarang-Kuala Lumpur, Masyarakat Sambut Antusias

Menurut Khotim, istrinya ikut menghadiri kegiatan Maulid di bangunan baru Majelis Taklim bersama warga sekitar.

Namun tiba-tiba bangunan ambruk sekitar pukul 09.30 WIB. Sejumlah orang pun berteriak minta tolong dan puluhan warga langsung berusaha mengevakuasi korban.

“Waktu itu ramai sekali karena yang di dalam Majelis Taklim berjumlah ratusan orang. Istri saya tertimpa material, langsung dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong, memang sudah ajalnya begitu,” katanya.

Selain merenggut nyawa istrinya, musibah tersebut juga membuat anak dan adiknya mengalami luka serius. Keduanya kini masih dirawat di Rumah Sakit Ciawi dalam kondisi sadar

Sementara itu, Jenazah almarhumah Nur Hayati telah dimakamkan sore harinya di pemakaman keluarga yang berada di belakang rumah. Malam harinya, keluarga langsung menggelar tahlilan yang dihadiri para tetangga dan kerabat.

Khotim pun berharap musibah serupa tidak terulang lagi. Ia meminta agar bangunan baru yang digunakan untuk kegiatan masyarakat lebih diperhatikan keamanan dan kualitas konstruksinya.

“Semoga ini jadi pelajaran. Kita enggak ingin warga lain ngalamin hal yang sama apalagi kalau niatnya baik, jangan sampai malah terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Baca Juga:Pemprov Jateng Ringankan Beban Warga, Pangan Murah Diserbu Ribuan MasyarakatGubernur Ahmad Luthfi Instruksikan Bupati dan Wali Kota Percepat Pemulihan Daerah

Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turut hadir melayat dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban secara langsung.

Dalam kunjungan tersebut, Rudy menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk membantu merenovasi rumah keluarga korban meninggal dunia serta menanggung seluruh biaya rumah sakit bagi para korban.

“Hari ini kami semua berfokus kepada penanganan korban. Pemkab Bogor terkait pembiayaan rumah sakit akan membantu dan bertanggung jawab sepenuhnya,” ujarnya.

0 Komentar