JABAR EKSPRES – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) berjanji akan kawal kasus kematian pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob secara terang-terangan.
“Kompolnas bukan siap atau tidak siap. Tapi Kompolnas memang akan mengawal kasus ini seterang-terangnya,” kata Anggota Kompolnas Muhammad Choirul Anam, dikutip dari ANTARA, Jumat (29/8/2025).
Selain itu, pihak Kompolnas juga sudah bertemu dengan keluarga korban dan mereka meminta keadilan atas meninggalnya pengemudi ojol saat aksi yang berakhir ricuh tersebut.
Baca Juga:Anggota Satpol PP yang Pukul Demonstran di DPRD Kota Bogor Dinonaktifkan Selama 3 BulanTerima Aksi Demonstrasi Mahasiswa DPRD Kota Bogor Perjuangkan Aspirasi
Anam memastikan bahwa Kompolnas siap mengawal kasus ini dari proses awal hingga akhir, agar semua bisa diawasi dengan baik.
Terlebih, ia mengatakan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sgit Prabowo telah berkomitmen untuk tangani kasus tersebut secara transparan.
“Kapolri menyatakan penanganan kasus akan dilakukan secara transparan. Seperti misalnya, kami akan dikasih akses selebar-lebarnya, seluas-luasnya, stransparan mungkin,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Abdul Karim pastikan penanganan kasus mobil taktis (rantis) yang menabrak dan melindas ojol saat demo DPR hingga tewas akan dilakukan secara transparan.
“Pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan,” katanya.
Penanganan kasus tersebut, ia menjelaskan, tidak hanya ditangani oleh Propam Mabes Polri namun bersama dengan Korps Brimob, karena pelaku penabrakan merupakan anggota Brimob.
Selain itu, penanganan kasus tersebut dikoordinasikan dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
“Kami juga sudah koordinasi dengan pihak Kompolnas untuk bisa melibatkan diri dan pengawasan dalam beberapa proses pemeriksaan tersebut,” ujarnya.
