JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mengungkapkan, akan memaksimalkan pelayanan kesehatan di Desa Malasari.
Diketahui, masyarakat Desa Malasari khususnya di Kampung Malani kerap mengalami kesulitan untuk memperoleh akses kesehatan karena terkendala jarak.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty menjelaskan, pihaknya akan memaksimalkan Puskesmas Nanggung dan Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk meningkatkan pelayanan.
Baca Juga:Pabaton Jadi Kampung Pertama Siaga Obesitas dan Diabetes di Kota Bogor, Dedie Rachim Beri Apresiasi Operasi Gabungan, Angkot dan AKDP di Kota Bogor akan Ditertibkan hingga Akhir Tahun
Fusia menutur, pihaknya juga memiliki pembina desa, bidan desa, hingga Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Ia mengatakan, masyarakat Malasari dapat memperoleh pelayanan kesehatan di Puskesmas sekitar tidak hanya di Puskesmas Nanggung saja.
“Jadi warga tidak hanya bisa berobat ke Puskesmas kecamatan saja tapi Puskesmas sekitarnya juga kan bisa,” kata Fusia, pada Senin (25/8/2025).
“Kemudian juga kita diperkuat juga kan setiap bulan setiap desa ada posyandu sehingga masalah-masalah kesehatan yang dasar bisa di atasi di sana,” lanjut dia.
Ia menambahkan, setiap Pustu juga bekerja di setiap desa. Diharapkan, dengan adanya Pustu tersebut dapat memudahkan akses masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
Fusia mengatakan, Pustu beroperasi terjadwal berbeda dengan Puskesmas Kecamatan yang beroperasi setiap hari.
“Oh iya kalau untuk Pustu terjadwal, artinya ada Pustu yang operasinya hari-hari tertentu. Tapi kalau Puskesmas kecamatan, puskemas yang berada di area tersebut buka setiap hari,” jelas dia.
Sementara itu, Ketua RT Kampung Malani, Desa Malasari, Sahim berharap agar pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan prioritas kesehatan.
Baca Juga:Alasan Takut Istri, Pria di Bogor Pura-pura Kena Begal Viral di Media SosialTour de Malasari, Ratusan Atlet Sepeda Dimanjakan Hamparan Kebun Teh di Kabupaten Bogor
“Kami sebagai warga Kampung Malani di sini, memohon agar ada bidan dan kesehatan lebih utama,” jelas Sahim.
