Sungai Cimeta di Padalarang Mendadak Dipenuhi Busa Putih, DLH Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah

Sungai Cimeta di Padalarang Mendadak Dipenuhi Busa Putih, DLH Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah
Sungai Cimeta di Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang, KBB dipenuhi busa putih tebal bak gumpalan salju. Dok tangkapan layar video viral warga
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan dengan pemandangan tak biasa di Sungai Cimeta, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang.

Pada Jumat (8/8) siang, aliran sungai yang biasanya jernih itu tiba-tiba dipenuhi busa putih tebal bak gumpalan salju.

Video berdurasi 53 detik yang direkam warga setempat menunjukkan permukaan sungai hampir seluruhnya tertutup busa. Gumpalan putih itu menempel pada batu-batu sungai dan mengikuti arus, sementara warna air di bawahnya masih terlihat jernih. Rekaman ini kemudian viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi penyebabnya.

Baca Juga:DLH Bandung Temukan Pencemaran Berat di Sungai, Jejak Limbah Tinja Jadi SorotanDedi Mulyadi Berang pada Pencemaran Sungai Citarum Karawang, Perintahkan DLH Tindak Tegas

Seorang warga Kampung Cikamuning RT 01 RW 01 Desa Tagogapu, Tina (60) mengaku melihat fenomena itu pertama kali sekitar pukul 13.00 WIB saat hendak membuang sisa makanan ke sungai.

“Kalau pagi-pagi masih normal, nah saat siang tiba-tiba jadi berbusa tebal sekali,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Menurut Tini, busa menumpuk hingga hampir menutupi seluruh badan sungai. Ketebalannya membuat aliran air seolah-olah berubah menjadi hamparan salju.

Ia menduga busa itu berasal dari pencemaran limbah, kemungkinan dari industri di wilayah hulu.

“Warna busa putih kayak salju. Mungkin ini dari pabrik atau ada yang sengaja buang limbah ke sungai. Gak mungkin kalau dari rumah tangga bisa sebanyak ini. Selama tinggal di sini gak pernah penuh busa, baru sekarang saya lihat,” katanya.

Berdasarkan pengamatan warga, fenomena itu berlangsung hingga sore hari. Pada Sabtu pagi, busa yang menutupi sungai sudah berangsur menghilang, hanya menyisakan buih-buih kecil yang terbawa arus ke hilir.

Menanggapi kejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandung Barat menyatakan telah mengerahkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Lingkungan Hidup (PPLH) untuk melakukan investigasi. Langkah ini meliputi penelusuran sumber limbah dan pengambilan sampel air untuk dianalisis di laboratorium.

Baca Juga:Pencemaran Citarum, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Program IPAL KomunalPT Pindo Deli Bakal Diperiksa DLH Jabar Buntut Pencemaran Cairan B3 di Bandung Barat

“Betul kami sudah terima informasi kemarin. Sekarang tim PPLH terjun ke lokasi untuk cek dan ambil sampel,” ujar Kepala DLH Bandung Barat, Ibrahim Adjie.

Ibrahim menegaskan, hasil uji laboratorium akan menjadi dasar penindakan. Jika terbukti ada pihak yang sengaja membuang limbah ke sungai, DLH akan merekomendasikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.

0 Komentar