JABAR EKSPRES – Anggota POKJA Komisi Pendataan Dewan Pers Maulana Muhammad melakukan verifikasi faktual atau verfak ke kantor media Jabar Ekspres yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 267, Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (7/8/2025).
“Tujuan dari verifikasi faktual, (adalah) bagian dari pemenuhan kebutuhan perusahaan pers apapun, termasuk di Jabar Ekspres ini,” kata Maulana.
Didampingi sekretariat Dewan Pers, Maulana menyebut bahwa kegiatan itu dilakukan setelah pihaknya menerima data administrasi yang diberikan media Jabar Ekspres secara daring.
Baca Juga:Rosan Sebut BUMN Hemat Rp8 Triliun per Tahun Jika Terapkan Hal Ini!Bupati Bogor Klaim 500 Dapur SPPG Bakal Tuntas di 2026?
“Setelah verifikasi administrasi sebelumnya, kita kelola, kita analisis. Secara administrasi kontennya lolos, dalam desain juga lolos,” ujarnya.
Kendati begitu, ia menyampaikan bahwa hal itu tidak langsung menjadikan sebuah media lolos verifikasi. Untuk itu, kata dia, pihaknya perlu mengunjungi setiap media guna memastikan hal tersebut sesuai dengan fakta di lapangan melalui verifikasi faktual.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga perlu memastikan sejumlah hal dalam agenda verfak tersebut.
“(Verfak dilakukan) untuk memastikan bener ga badan hukumnya, perusahaannya, gajinya, dan sebagainya ya. Apakah benar ga BPJS-nya dibayar, THR-nya, kalau ada bonus benar ga, rewardnya apa, itu kita perhatikan,” tutur dia.
Adapun terkait verifikasi faktual yang dilakukannya kepada media Jabar Ekspres, ia meyakini bahwa media daring tersebut dapat lolos verifikasi.
“Saya lihat di Jabar Ekspres sudah cukup bagus, udah cukup baik. Cuma ini belum final,” kata dia.
Nantinya, lanjut dia, hasil verfak itu akan dibahas dalam forum pleno di Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers yang diketuai Yogi Hadi Ismanto dan tenaga ahli Winarto, serta jajaran POKJA guna memutuskan apakah media tersebut memenuhi syarat atau tidak.
Baca Juga:Dugaan Kekerasan di SMAT Krida Nusantara, Pengamat Soroti Lemahnya Pengawasan Sekolah hingga Peran Disdik3 Pohon Tumbang di Salendro Raya Tutup Akses Jalan, Warga Harap Pemkot Antisipasi Kejadian Serupa
Ia berharap ke depannya Jabar Ekspres dapat menjadi media yang lebih berkualitas, dengan mengedepankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan integritas media.
“Kode etik jurnalistiknya (harus) dipatuhi, jangan berita hoaks, pornografi, sara. Itu dilarang. Kalau cover both side keseimbangannya benar, silakan, karena kita itu sosok kontrol medianya,” pungkasnya.
