JABAR EKSPRES – Masih rendahnya angka publikasi ilmiah dari dosen-dosen di Jawa Barat dan Banten menjadi perhatian serius LLDIKTI Wilayah IV.
Berdasarkan data, dari total 31.000 dosen di wilayah tersebut, sekitar 10.000 di antaranya belum memiliki jabatan fungsional.
Mirisnya, 60 persen dari jumlah tersebut belum pernah mempublikasikan karya ilmiah.
Kondisi ini menjadi latar belakang digelarnya Workshop Fasilitasi Publikasi Artikel Ilmiah oleh LLDIKTI Wilayah IV bekerja sama dengan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Kota Cimahi.
Baca Juga:3 Bom Waktu di Bandung Barat, PR Berat Menanti Jeje–AsepLedakan Coffee Shop di Cimahi Dongkrak Peluang Kerja, Pemkot Siapkan SDM Barista Bersertifikat BNSP
Kegiatan ini diikuti oleh 76 dosen dari 27 perguruan tinggi se-Jawa Barat dan Banten, dan digelar di lantai 4 Gedung FISIP Unjani, Senin (28/7/2025).
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, Dr. Lukman, menegaskan bahwa publikasi ilmiah menjadi syarat mutlak bagi dosen yang ingin naik jabatan fungsional, mulai dari Asisten Ahli hingga menjadi Guru Besar.
“Notabene dari 10.000 dosen tersebut, hampir 60 persennya atau sekitar 6.000 belum punya publikasi ilmiah. Untuk naik dari Asisten Ahli ke Lektor, harus punya publikasi ilmiah. Sebagian besar belum punya sesuai ketentuan,” ungkap Lukman kepada awak media.
Ia menambahkan bahwa kenaikan jabatan tidak hanya berlaku untuk dosen, tapi juga untuk pimpinan akademik lainnya seperti rektor dan kepala lembaga.
“Sampai jadi profesor pun, harus punya karya ilmiah sesuai ketentuan,” tegasnya.
Unjani dipilih sebagai mitra pelaksana workshop karena dinilai memiliki performa unggul dalam hal publikasi ilmiah. Dari total 418 perguruan tinggi di bawah LLDIKTI IV, hanya 13 yang masuk kategori unggul, dan Unjani adalah salah satunya.
“Kenapa Unjani? Karena SDM-nya terbukti, profesornya banyak, jenjang kariernya bagus, artikel ilmiahnya juga banyak dan berkualitas. Jadi Unjani ini bisa jadi benchmark bagi dosen-dosen dari kampus lain,” kata Lukman.
Baca Juga:Siap Guncang Emirates Stadium, Gyokeres Sebut Arsenal Klub Tepat Untuknya!Persib Tampil Beda! Launching Spektakuler dan Laga Internasional Lawan Raksasa Australia
Melalui workshop ini, para peserta membawa manuskrip yang akan dibimbing langsung oleh dosen-dosen berpengalaman dari Unjani. Diharapkan, setelah proses pendampingan selesai, para dosen bisa mengirimkan tulisannya ke jurnal ilmiah dan memenuhi syarat untuk kenaikan jabatan.
Lukman juga mendorong agar dosen yang belum percaya diri menulis secara mandiri bisa memulai dengan kolaborasi.
“Kalau belum bisa menulis sendiri, ya sudah kolaborasi aja. Misalnya jadi penulis kedua, penulis pertamanya dari Unjani. Lama-lama nanti mereka akan mulai berani menulis sendiri,” sarannya.
