JABAR EKSPRES – Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Jabar tengah mengebut pembahasan raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Salah satu point utama pembahasannya adalah terkait target pertumbuhan ekonomi (PE) Jabar.
Wakil Ketua Pansus, Edi Askari menuturkan, salah satu target Jabar yang dicanangkan dalam RPJMD adalah soal ekonomi. PE ditarget pada angka 7,95 persen.
Angka itu tentu tidak kecil. Untuk mensukseskan itu butuh kolaborasi lintas sektoral. Termasuk kota kabupaten di Jabar.
Baca Juga:Ribuan Pelanggar Terjaring dalam Dua Hari Operasi Patuh Lodaya 2025 di JabarTerbongkar! Sindikat Perdagangan Bayi Internasional Bermula dari Grup Facebook
“Pembangunan daerah itu perlu selaras. Baik dari sisi perumusan maupun pelaksanaannya,” bebernya.
Di sisi lain, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, perjalanan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat cukup fluktuatif sejak 2023.
Tercatat pada Triwulan I 2023 pertumbuhannya di angka 5,01 persen. Lalu triwulan II 5,25 persen, triwulan III turun menjadi 4,58 persen dan triwulan IV ada di angka 5,15 persen.
Di 2024, pertumbuhan ekonomi diawali dengan 4,93 persen pada triwulan I. Lalu 4,95 persen di triwulan II, 4,91 persen di triwulan III dan 5,02 persen di triwulan IV.
Sedangkan ekonomi Jabar di triwulan I 2025 tercatat tumbuh di angka 4,98 persen. Sumber pertumbuhan ekonomi berdasrkan lapangan usaha yang cukup tinggi adalah pertanian, kehutanan dan perikanan dengan 1,83 persen.
Edi melanjutkan, target itu tidak akan bisa dicapai hanya oleh perangkat daerah di tingkat provinsi. Tapi membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh kabupaten atau kota.
“Bila kabupaten kota mampu menggenjot pertumbuhan, otomatis akan mendorong capaian provinsi,” cetusnya.
Hal itu juga bakal berlaku pada indikator lain. Misalnya soal IPM, hingga soal lama sekolah. Saat ini target rata-rata lama sekolah masih menjadi perdebatan, apakah akan ditetapkan 9,6 tahun atau lebih tinggi sesuai dengan aspirasi pimpinan daerah.
Baca Juga:Persib Tancap Gas! Latihan Fisik Digenjot, Pemusatan Latihan di Thailand Jadi Momen PemantapanHarga Tak Sesuai, Liverpool Ogah Jual Diaz
Namun demikian, yang terpenting adalah adanya kesadaran di tingkat kabupaten atau kota untuk melakukan akselerasi capaian jika angka saat ini masih jauh dari target. (son)
