Waspada! Ini 20 Titik Lokasi jadi Sasaran Operasi Patuh Lodaya 2025 di Bandung

TERJARING RAZIA: Seorang pengendara sepeda motor terjaring razia dalam Operasi Patuh Lodaya 2025 di Kota Bandung, Senin, 14 Juli 2025. (ILUSTRASI)
TERJARING RAZIA: Seorang pengendara sepeda motor terjaring razia dalam Operasi Patuh Lodaya 2025 di Kota Bandung, Senin, 14 Juli 2025. (ILUSTRASI)
0 Komentar

BANDUNG – Polrestabes Bandung menggelar Operasi Patuh Lodaya 2025 mulai 14 Juli hingga 27 Juli 2025 untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, mengurangi pelanggaran, dan mencegah kecelakaan di Kota Bandung.

Sebanyak 300 personel gabungan dari Satlantas Polrestabes Bandung, TNI, dan Dinas Perhubungan dikerahkan untuk mengawasi 20 titik rawan pelanggaran dan kemacetan.

Fokus Operasi Patuh Lodaya 2025 dan Pendekatan

Kepala Satlantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Pristha Utama, menjelaskan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan preemptif (edukasi), preventif (pencegahan), dan represif (penindakan). Penindakan dilakukan melalui tilang elektronik (ETLE) statis, mobile, dan handheld, serta teguran langsung tanpa tilang manual.

Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Umumkan Pramudya Iriawan Buntoro Sebagai Direktur Utama Baru    Gaji 132 Pegawai Tertunda, DPRD Kota Bandung Desak PDAM Tirtawening Bertindak

“Kami ingin masyarakat tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya usai apel gelar pasukan pada Senin, 14 Juli 2025.

Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kabid Humas Polda Jabar, menyatakan bahwa 2.002 personel dikerahkan di seluruh wilayah Polda Jabar, dengan 300 personel khusus di Bandung untuk memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas selama operasi.

20 Titik Rawan Razia di Kota Bandung

Operasi ini menyasar 20 lokasi strategis dengan tingkat pelanggaran tinggi, seperti melanggar lampu merah, kecepatan berlebih, dan penggunaan knalpot tidak standar.

Berikut daftar 20 Titik Lokasi Sasaran Operasi Patuh Lodaya 2025:

  • Tugu Simpang Lima, Jalan Asia Afrika
  • Jalan Buah Batu (dekat Pasar Kordon)
  • Lampu Merah Rajawali
  • Jalan Pajajaran (dekat SMKN 12 Bandung)
  • Jalan Ujung Berung (dekat SMAN 24 Bandung)
  • Polsek Cicendo
  • Borma Setiabudhi
  • Jalan Soekarno Hatta (depan PT. LEN)
  • Lampu Merah Jalan Merdeka
  • Bawah Flyover Antapani
  • Bunderan Cibiru
  • Lampu Merah Istana Plaza
  • Jembatan Viaduct (Jalan Layang Pasupati)
  • Bawah Flyover Pasopati (depan RSHS)
  • Taman Kopo Indah 2
  • Lampu Merah Buah Batu (Perempatan Mayapada)
  • Pos Buah Batu (bekas PHD)
  • Jalan Gedebage
  • Lampu Merah Ir. H. Juanda (Dago)
  • Bawah Terowongan Kopo

Titik-titik ini dipilih berdasarkan data pelanggaran dan kecelakaan, terutama di jalur sibuk seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan Asia Afrika, dan Dago, yang rawan kemacetan pada jam sibuk.

Sasaran Pelanggaran Operasi Patuh Lodaya 2025

Operasi ini menargetkan 11 jenis pelanggaran berisiko tinggi, yaitu:

  • Menggunakan ponsel saat berkendara
  • Tidak memakai helm SNI/sabuk pengaman
  • Pengendara di bawah umur/tanpa SIM
  • Melebihi batas kecepatan
  • Melawan arus lalu lintas
  • Menggunakan knalpot tidak standar
  • Kendaraan tanpa surat resmi
  • Berboncengan lebih dari satu orang (motor)
  • Mengemudi dalam pengaruh alcohol
  • Penggunaan strobo/sirine tanpa izin
  • Kendaraan overdimension/overload
0 Komentar