JABAR EKSPRES – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra terbaik bangsa. Muhammad Afridzal Muchlis Sermatar, taruna lulusan Akademi Militer (Akmil) Tahun Pendidikan 2024/2025, berhasil meraih Adhi Makayasa, penghargaan tertinggi yang diberikan kepada lulusan terbaik di antara seluruh peserta didik Akmil.
Lebih dari sekadar capaian pribadi, prestasi ini menjadi bukti nyata atas kredibilitas dan kualitas pembinaan dari Martasandy Psychology Indonesia, lembaga tempat Afridzal mendapatkan pembinaan psikologi dan pengembangan karakter.
Adhi Makayasa adalah penghargaan yang sangat prestisius, hanya diberikan kepada taruna dengan pencapaian terbaik dalam tiga aspek utama: akademik, jasmani, dan kepribadian.
Baca Juga:28 Ribu Warga Bandung Dinonaktifkan dari PBI JK, Diminta Segera Daftar MandiriParkir di Bandung Barat Segera Cashless, Parkir Ilegal Bakal Disikat!
Gelar ini tidak hanya mencerminkan keunggulan secara intelektual dan fisik, tetapi juga ketangguhan mental, disiplin, dan integritas sebagai calon pemimpin TNI masa depan.
Menariknya, Muhammad Afridzal bukanlah lulusan pertama Martasandy Psychology Indonesia yang meraih gelar ini. Ia tercatat sebagai lulusan ketiga dari lembaga tersebut yang berhasil menyandang Adhi Makayasa, memperkuat reputasi Martasandy sebagai pusat pendidikan karakter yang konsisten melahirkan pemimpin berkualitas.
Muhammad Afridzal menempuh pelatihan dan pembinaan intensif di Martasandy Psychology Indonesia sebelum masuk ke Akademi Militer. Lembaga ini dikenal luas sebagai pusat pendidikan dan pengembangan karakter berbasis psikologi yang telah berkontribusi mencetak banyak figur muda berkualitas dalam berbagai bidang, termasuk kemiliteran, kepemimpinan, dan pendidikan.
Direktur PT Martasandy Psychology Indonesia, Billy Martasandy Ph.D, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian Afridzal. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan validasi atas metode pendidikan dan pendekatan psikologi terapan yang selama ini dikembangkan lembaganya.
“Kami sangat bangga atas pencapaian luar biasa M. Afridzal. Ini bukan hanya kemenangan bagi Afridzal secara pribadi, tetapi juga menjadi bukti konkret bahwa pendekatan pendidikan berbasis psikologi yang kami terapkan benar-benar mampu membentuk karakter, mentalitas, dan jiwa kepemimpinan yang unggul,” ujar Billy
“Di Martasandy Psychology Indonesia, kami tidak hanya fokus pada aspek kognitif. Kami membina ketahanan mental, kemampuan mengelola emosi, berpikir kritis, hingga kepemimpinan berbasis empati. Ini semua berperan penting dalam membentuk Afridzal menjadi sosok yang pantas menerima Adhi Makayasa,” tambahnya.
