Sekolah Rakyat Ciwidey akan Miliki Gedung Permanen, 6 Kelas Sementara Telah Dibuka

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pun saat mengunjungi lokasi Sekolah Rakyat sementara di Wisma Atlet SJH pada (29/5/2025). Foto Agi
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pun saat mengunjungi lokasi Sekolah Rakyat sementara di Wisma Atlet SJH pada (29/5/2025). Foto Agi
0 Komentar

Pemkab Bandung Siapkan Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Ciwidey, 6 Kelas Sementara Sudah Dibuka

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung tengah menyiapkan pembangunan gedung permanen untuk Sekolah Rakyat di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Lokasi tersebut nantinya akan dijadikan pusat kegiatan pendidikan berasrama (boarding school) bagi jenjang SD, SMP, hingga SMA, dalam rangka mendukung program nasional Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo.

Baca Juga:Bandung Uji Coba Desain Trotoar Inklusif Lewat Pendekatan Laboratorium KotaFKSS Jabar Ancang – Ancang Gugat Kebijakan Penambahan Rombel ke PTUN

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat akan dilakukan di atas lahan seluas 7,6 hektare milik Pemkab.

“Untuk yang di Ciwidey kita harus perbaiki dulu tata ruangnya. Saat ini masih dalam tahap pembahasan dengan Kementerian ATR/BPN. Kalau selesai, pembangunan sekolahnya bisa dimulai tahun 2026,” kata Dadang Selasa (8/7/2025).

Ia menyebutkan bahwa saat ini kegiatan belajar mengajar akan dimulai lebih dulu pada Agustus 2025 dengan memanfaatkan Wisma Atlet di kawasan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kecamatan Kutawaringin.

“Sementara ini sudah ada enam kelas, tiga untuk SMP dan tiga untuk SMA. Masing-masing kelas diisi 25 siswa,” ungkapnya.

Total terdapat 150 siswa dari jenjang SMP dan SMA yang telah direkrut, masing-masing 75 siswa. Sementara untuk jenjang SD, Pemkab Bandung dan Kementerian Sosial masih melakukan pendekatan khusus kepada orang tua mengingat usia dini memerlukan penyesuaian sebelum tinggal di asrama.

Pemkab Bandung juga tengah menyiapkan tambahan tiga ruang kelas di Balai Latihan Kerja (BLK) Baleendah untuk mengakomodasi permintaan dari pemerintah pusat.

“Pemerintah pusat kemarin meminta penambahan hingga empat kelas lagi. Maka kami siapkan tambahan di BLK Baleendah, meskipun baru bisa menyediakan tiga lokal,” ujar Dadang.

Baca Juga:Cimindi Kembali Terendam Banjir, Warga Geram Gorong-Gorong Tak Kunjung DiperbaikiPegawai Kemendagri Tewas Tertimbun Longsor Saat Memancing di Megamendung

Program Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu dengan sistem asrama dan penguatan karakter. Kabupaten Bandung ditunjuk sebagai salah satu dari 11 daerah percontohan di Jawa Barat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pun telah mengunjungi lokasi Sekolah Rakyat sementara di Wisma Atlet SJH pada 29 Mei 2025 lalu. Gedung ini dipilih karena dianggap paling siap dan representatif, dengan kapasitas mencapai 184 orang dan fasilitas lengkap seperti kamar tidur, ruang belajar, laboratorium komputer, perpustakaan, serta ruang guru.

0 Komentar