Lalu, Mengapa Yamaha NMAX Tak Kunjung Unggul dari PCX?
Pertanyaan berikutnya, mengapa Yamaha NMAX, yang secara teknologi lebih unggul, tidak berhasil mengungguli penjualan Honda PCX? Jika ditelusuri, tampaknya Yamaha terlalu fokus pada pengembangan fitur dan teknologi, namun melupakan siapa sebenarnya target pasar dari motor ini.
Faktanya, mayoritas konsumen motor skutik bongsor seperti ini bukanlah anak muda “nanggung” yang terobsesi dengan teknologi canggih, melainkan orang dewasa hingga bapak-bapak usia 40-an. Kelompok ini umumnya tidak terlalu tertarik pada fitur futuristik, melainkan lebih peduli pada kenyamanan, kepraktisan, dan kemudahan dalam pemakaian sehari-hari.
Akibatnya, Honda PCX yang terlihat lebih sederhana dan konvensional justru menjadi pilihan yang lebih rasional bagi segmen pasar ini. Bahkan fitur-fitur canggih seperti Y-Connect, riding mode, hingga YSCVT pada NMAX masih sering dipertanyakan oleh calon pembeli, apakah fitur-fitur tersebut akan merepotkan di kemudian hari?
Honda Tahu Targetnya, Yamaha Terlalu Fokus pada Teknologi
Baca Juga:Mengapa IPK Tinggi Tak Lagi Jadi Penentu Kesuksesan di Dunia Kerja7 Penemuan Misterius yang Diduga Peninggalan Iblis dan Kekuatan Gelap
Secara kasar dapat disimpulkan bahwa Honda tahu betul siapa target pasarnya, sedangkan Yamaha tampaknya terlalu fokus pada inovasi fitur dan lupa menyasar kebutuhan utama konsumennya. Karena sekali lagi, untuk motor di kelas harga ini, target pasarnya bukanlah anak muda yang hanya mengejar gaya, melainkan anak muda berpenghasilan maupun orang dewasa yang ingin motor simpel, nyaman, dan tidak merepotkan.
Dan semua kesederhanaan itu, ada di Honda PCX. Jadi tidak heran, meskipun dari segi tampilan PCX terlihat lebih “jadul” dibanding NMAX yang futuristik, penjualannya masih bisa lebih baik dan konsisten.
