Investasi Qatar, Pemerintah Kebut Mega Proyek Sejuta Rumah Susun

Ilustrasi perumahan dari pemerintah. (foto/ANTARA)
Ilustrasi perumahan dari pemerintah. (foto/ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Indonesia dan Qatar menjalin kerja sama untuk membangun satu juta unit rumah susun di kawasan perkotaan Indonesia.

Proyek ini difokuskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan akan didanai oleh investasi dari Qatar.

PT Danantara Indonesia siap mendukung proyek ini dengan penyediaan lahan dan keterlibatan sektor perbankan dalam pembiayaan.

Baca Juga:Perkuat Susu Nasional dan Dukung Kebutuhan MBG, Ribuan Sapi Perah Impor Tiba di RIBrahala, Suryo Herlambang Suguhkan Imaji Sejarah Alternatif 

“Kami sangat senang dengan kerja sama ini dan siap mendukung penuh proyek tersebut, sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria.

Dony menekankan, proyek ini tidak semata bernilai komersial, namun bentuk tanggung jawab negara kepada rakyat.

“Danantara memiliki banyak asset lahan yang saat ini belum produktif dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung Pembangunan perumahan. Kami harap proyek ini bisa menjadi tonggak penting dalam Pembangunan hunian rakyat,” sambungnya.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, menjelaskan bahwa investasi Qatar diarahkan untuk membangun satu juta unit rumah susun di Kawasan perkotaan. Proyek tersebut menyasar masyarakat kelas menengah ke bawah yang selama ini kesulitan memiliki tempat tinggal yang layak.

Menurutnya, Pembangunan akan difokuskan di wilayah-wilayah padat penduduk seperti Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Di Jakarta sendiri beberapa lokasi prioritas antara lain berada di Kalibata, Senayan, dan Kemayoran.

Tanah-tanah tersebut merupakan asset negara yang dikelola oleh BUMN maupun Kementerian atau Lembaga.

Baca Juga:Ribuan Peserta BPJS Gratis Dicoret Massal di KBB, Ini Penyebabnya!Pernikahan Tinggi, Perceraian pun Tinggi, Kemenag Cimahi Dorong Bimbingan Catin untuk Tekan Konflik Rumah Tangga

Target pemerintah adalah membangun tiga juta rumah setiap tahun, dan proyek sejuta rusun ini menjadi bagian penting dari misi tersebut.

Tujuannya menyediakan hunian vertical yang layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan mengatasi persoalan Kawasan kumuh di perkotaan.

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan kebutuhan lahan untuk mendukung proyek Pembangunan 1 juta unit rumah oleh investor asal Qatar.

Seusai mendapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/6) Maruar mengatakan proyek ini menyasar masyarakat menengah ke bawah dan dilakukan melalui skema kerja sama antarpemerintah (G to G).

“Kami diminta Bapak Presiden menyiapkan lahan, termasuk tanah-tanah strategis seperti eks perumahan DPR, wilayah sekitar GBK, hingga tanah sitaan BLBI yang dikelola Dirjen Kekayaan Negara dan Bank Tanah,” ujar Maruarar.

0 Komentar