Pernikahan Tinggi, Perceraian pun Tinggi, Kemenag Cimahi Dorong Bimbingan Catin untuk Tekan Konflik Rumah Tangga

Kemenag Cimahi Dorong Bimbingan Catin untuk Tekan Konflik Rumah Tangga
Kemenag Cimahi Dorong Bimbingan Catin untuk Tekan Konflik Rumah Tangga
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Agama Kota Cimahi menaruh perhatian serius terhadap tingginya angka pernikahan dan perceraian di wilayahnya.

Melalui program Bimbingan Perkawinan Pranikah (Bimwin), Kemenag berupaya mencegah konflik rumah tangga sejak dini dengan memberikan edukasi menyeluruh kepada para calon pengantin.

Kepala Kantor Kemenag Kota Cimahi, Baiq Raehun Ratnasari, menyatakan bahwa kegiatan bimbingan pranikah ini merupakan program prioritas yang digelar rutin sepanjang tahun 2024.

Baca Juga:Viral! Seorang Pria Diduga Dikeroyok oleh 30 OTK di Dekat Graha Persib, Polisi Selidiki PelakuĀ Lonjakan Wajib Pajak Membeludak, Samsat Cimahi Prioritaskan Lansia dan Disabilitas

“Hari ini kita ada kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin. Ini memang merupakan program prioritas dari Kementerian Agama,” ujar Baiq saat ditemui dalam kegiatan Bimwin angkatan ke-10 di Masjid Agung Cimahi, Sabtu (28/6/25).

Program ini menyasar pasangan yang akan menikah, dengan harapan mereka dapat membangun rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan.

“Karena memang kan pernikahan di Cimahi ini tinggi, ternyata perceraiannya juga tinggi. Jadi untuk meminimalisir perceraian,” lanjut Baiq.

Pada tahun-tahun sebelumnya, program ini sempat dilaksanakan dengan kolaborasi bersama DP3AP2KB.

Namun tahun ini, Kemenag Cimahi mengelolanya secara mandiri, sambil tetap bersinergi dengan sejumlah instansi lain.

“Kita sudah kolaborasi dengan DP3AP2KB, dengan Dinas Kesehatan. Jadi setiap bulannya itu kita mengadakan dua minggu sekali di MPP,” katanya.

Materi yang diberikan dalam pelatihan ini cukup beragam, mulai dari dinamika kehidupan rumah tangga hingga isu kesehatan reproduksi.

Baca Juga:Antrean Program Pemutihan Pajak Kendaraan Membludak, Samsat Cimahi Lakukan Perpanjang WaktuPemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang, Samsat Cimahi Siapkan Layanan Khusus hingga Akhir Pekan

“Tentang keluarga, kemudian kondisi keluarga, kesehatan reproduksi. Dari BKKB-nya itu lebih ke arah penekanan stunting. Ya, stunting,” jelas Baiq.

Program Bimwin ini juga tidak berhenti setelah akad nikah. Kemenag Cimahi memiliki program lanjutan yang dinamakan Bimbingan Keluarga Sakinah, ditujukan bagi pasangan yang sudah menikah antara 1 hingga 10 tahun.

Lebih lanjut, Baiq menjelaskan, kegiatan ini rutin digelar sebulan sekali oleh Kantor Urusan Agama (KUA) di tiga kecamatan: Cimahi Utara, Tengah, dan Selatan.

Meskipun dalam pelaksanaannya sempat menghadapi tantangan, seperti tidak semua peserta hadir bersama pasangannya karena alasan geografis, Baiq menegaskan bahwa kendala tersebut tidak mengurangi semangat pendampingan.

“Sebenarnya gak ada kendala ya. Ini kan merupakan ikhtiar dari kita, pemerintah, untuk mendampingi para catin,” ucapnya.

0 Komentar