Kematian Juliana Marins, Warganet Brasil Salahkan Pemerintah Indonesia?

Kematian Juliana Marins, Warganet Brasil Salahkan Pemerintah Indonesia?
Wisatawan asal Brasil, Juliana Marins terjatuh ke jurang di Gunung Rinjani. (Dok. X.com)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kematian Juliana Marins, wisatawan asal Brasil yang tewas di Gunung Rinjani, terus mengundang atensi publik. Bahkan banyak pihak mempertanyakan peran pemerintah Indonesia dalam kejadian itu.

“Mustahil untuk tidak berontak dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap Juliana Marins. Hampir TIGA hari tanpa air, makanan dan mereka memperlakukan hidup wanita Brasil ini dengan pengabaian yang tidak akan pernah terjadi di Brasil,” ujar seorang warganet asal Brasil di X, dikutip Kamis (26/6/2025).

Warganet Brasil beranggapan bahwa kematian Juliana karena kelalaian pemerintah Indonesia dalam menangani situasi darurat. Sebab pendaki wanita itu mulanya terjatuh dan dalam keadaan hidup untuk beberapa waktu, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:Menteri KKP Sebut Ikan Waduk Cirata Bermerkuri, Pembudidaya KJA Bandung Barat Protes!Belum Ada Kasus di Cimahi, Virus Hanta Tetap Jadi Perhatian Serius Dinas Kesehatan

Namun demikian, Tim SAR Gabungan telah melakukan evakuasi terhadap korban hingga jenazahnya berhasil diangkat dari dasar jurang pada Rabu (25/6) sekitar pukul 13.51 WITA.

Adapun proses evakuasi jenazah wisatawan asal Brasil itu sempat mengalami kesulitan, akibat kendala cuaca.

Saat itu, di lokasi cuaca mendung hingga hujan ringan mengguyur wilayah Sembalun. Kondisi ini pun membuat helikopter Basarnas yang tiba di kawasan TNGR tidak bisa menjangkau titik lokasi evakuasi.

“Helikopter dari Basarnas sudah sampai, tetapi belum bisa menuju titik lokasi karena cuaca berkabut dan medan yang sulit,” kata Kepala Balai TNGR, Yarman Wasur.

Jenazah Juliana berada di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 600 meter. Namun, Tim SAR harus membawa jenazah naik ke Pelawangan, salah satu tempat aman di jalur pendakian, sebelum diturunkan ke bawah.

Mobil jenazah dari RSUD Provinsi NTB telah bersiaga di Posko Gabungan di Sembalun untuk menerima jenazah tiba di kaki gunung.

Untuk kelancaran proses evakuasi, pihak TNGR juga menutup sementara jalur pendakian Gunung Rinjani.

0 Komentar