JABAR EKSPRES – Meski sebagian besar rute penerbangan telah dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sejak 29 Oktober 2023, Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung belum dinyatakan tutup secara resmi.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, R. Indra Crisna Seputra, menegaskan bahwa bandara tersebut masih tetap melayani penerbangan terbatas.
“Bandara Husein Sastranegara masih melayani penerbangan dari Pangandaran – Bandung – Halim Perdanakusuma dalam seminggu tiga kali. Jadi sekali lagi saya tegaskan, pemerintah belum ada statement untuk menutup tetapi mengatur untuk tipe pesawat dan rutenya. Dan ini berlaku sampai dengan sekarang,” ucapnya saat ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Rabu (25/6).
Baca Juga:SPMB Cimahi Kacau Gara-Gara Server, DPRD: Bukan Main Mata, Ini Murni Teknis!Wilujeng Sumping ala Persib, Dua Pemain Asing Disambut Mobitron Keliling Bandung
Indra mengakui, sejak peralihan rute penerbangan ke BIJB, jumlah penumpang menurun drastis. Sebelumnya, bandara ini mampu melayani hingga 2.300 penumpang per hari, bahkan sempat mencapai 4.000 penumpang dengan 10 kali lepas landas dan 10 kali pendaratan dari 8 rute berbeda.
“Sekarang, rata-rata hanya lima penumpang per hari,” katanya.
Meski begitu, Indra memastikan pihaknya tetap memberikan pelayanan sesuai aturan yang berlaku. Bahkan, akan ada penambahan rute penerbangan dalam waktu dekat.
Bahkan mulai awal Juli 2025, akan dibuka penerbangan rute Yogyakarta – Bandung – Halim menggunakan pesawat reguler Susi Air.
“Jadi nantinya, dalam seminggu akan ada tiga hari penerbangan dengan rute dari Jogja dan Pangandaran. Ini tentu menjadi kabar baik,” ujarnya.
Saat ini, pihak bandara masih menunggu data keterisian kursi penumpang untuk memastikan jenis pesawat yang akan digunakan, apakah menggunakan pesawat jenis caravan atau bukan.
Sebelumnya, pengalihan rute penerbangan ke BIJB Kertajati juga berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata Kota Bandung. Jumlah wisatawan yang masuk ke kota ini menurun hingga 3.000–4.000 orang per hari.
Wali Kota Bandung, Muhamad Farhan, menanggapi serius kondisi tersebut. Ia menyatakan bahwa Pemkot Bandung akan mendorong reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, di tengah upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang terus mengembangkan BIJB Kertajati.
Baca Juga:Medan Curam dan Cuaca Buruk, Evakuasi Korban Hilang di Gunung Salak TerkendalaProyek SDN Gang Aut Perlu Dievaluasi, Pemkot Bogor Dorong Penyelidikan Polisi
“Surat sudah kami kirim. Tinggal menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat dan provinsi. Kami berharap dan berdoa agar Presiden segera mengaktifkan kembali Bandara Husein,” ujar Farhan beberapa waktu lalu.(San)
