PFI Bandung Dorong Regenerasi Fotografer Lewat Festival Fotografi Kampus

Foto
Pengunjung mengamati karya foto dalam pameran Festival Fotografi Kampus 2026 Ekshibisi Kolaborasi di Geotheater Hawu Pabeasan, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (2/10/2026). Pameran yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bandung tersebut menghadirkan 37 karya mahasiswa pegiat fotografi dari 18 kampus se-Indonesia sebagai ruang silaturahmi, apresiasi, dan ekspresi fotografi mahasiswa. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dari persoalan kekeringan hingga kisah keluarga korban Trisakti, berbagai cerita diabadikan mahasiswa melalui karya fotografi yang dipamerkan dalam Festival Fotografi Kampus 2026 di Kabupaten Bandung Barat.

Festival yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bandung di Geotheater Hawu Pabeasan, Padalarang, pada 2-3 Oktober 2026 itu menghadirkan 37 karya fotografi mahasiswa dari 18 perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua PFI Bandung, Raisan Al Farisi mengatakan, 37 karya tersebut merupakan hasil kurasi dari 270 foto yang dikirimkan peserta.

Baca Juga:295 Pedagang Ditata, Alun-Alun dan Terminal Singaparna Diproyeksikan Bebas PKL serta Parkir LiarPreman dan Jukir Ilegal Disisir, Pejual Miras Kena Sikat di Singaparna

“Selama dua hari, kami mengadakan pameran foto yang menampilkan 37 karya dari 270 karya yang telah dikurasi oleh Biawi Harta dan Ivan Shasti,” ujar Raisan saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, karya yang dipamerkan terbagi dalam empat kategori, yakni Jurnalistik, Portrait Photography, Street Photography, dan Landscape. Masing-masing kategori memiliki karya yang ditetapkan sebagai pemenang.

Tidak hanya pameran, Festival Fotografi Kampus 2026 juga dirangkai dengan kegiatan camping dan diskusi. Para peserta menginap di sekitar lokasi sebelum mengikuti hunting foto bersama ke Gunung Hawu Pabeasan pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga mengumumkan foto terbaik sekaligus memberikan merchandise kepada peserta.

Raisan mengatakan, Festival Fotografi Kampus tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga. Jika dua pelaksanaan sebelumnya masih terpusat di Bandung, tahun ini PFI Bandung mulai memperluas jangkauan dengan melibatkan kampus dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, perluasan tersebut tidak semata-mata untuk menambah jumlah peserta, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan ketertarikan mahasiswa terhadap dunia fotografi.

“Kami ingin menumbuhkan minat mahasiswa terhadap fotografi, minimal memiliki ketertarikan untuk memotret. Tidak harus langsung masuk ke fotografi jurnalistik,” katanya.

Baca Juga:Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas di Dasar Sumur Sedalam 19 Meter, Evakuasi Berlangsung DramatisPenawaran SUN Tembus Rp42,87 Triliun, Pemerintah Serap Rp28,8 Triliun

Ia menyebut regenerasi menjadi salah satu alasan kegiatan tersebut terus digelar. Menurut Raisan, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat regenerasi pewarta foto menjadi tantangan yang perlu dipikirkan sejak sekarang.

“Kami berpikir tentang regenerasi ke depan. Siapa yang akan meneruskan pekerjaan kita? Jangan sampai pekerjaan ini nantinya digantikan oleh AI,” ujarnya.

0 Komentar