Berobat Tanpa Ribet, Fikra Buktikan BPJS Kesehatan Layak Diandalkan!

Berobat Tanpa Ribet, Fikra Buktikan BPJS Kesehatan Layak Diandalkan!
Berobat Tanpa Ribet, Fikra Buktikan BPJS Kesehatan Layak Diandalkan!
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bagi sebagian orang, pergi ke fasilitas kesehatan mungkin menjadi pilihan terakhir saat tubuh mulai melemah. Biaya yang mahal, antrean panjang, dan kekhawatiran akan pelayanan kerap menjadi alasan. Namun, kekhawatiran itu mulai pupus sejak hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Dengan semangat gotong royong, Program JKN menjelma menjadi harapan bagi jutaan masyarakat Indonesia dalam mengakses layanan kesehatan yang layak dan setara.

Muhammad Fikra Haikal (22), salah satu warga Kota Sukabumi, menjadi bukti nyata bagaimana program ini memberikan manfaat secara langsung. Ia membagikan pengalaman pribadinya saat memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk berobat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Sekitar tiga bulan yang lalu, Fikra mengalami gejala yang cukup mengganggu aktivitas hariannya. Ia merasakan demam, pilek, dan pusing berkepanjangan, sehingga memutuskan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas.

Baca Juga:CPNS 2025 Bakal Ditiadakan Tahun ini? Cek Info Terbarunya di SINI!LUAR BIASA! Segini Harga Uang Kuno Koin Rp 1000 Kelapa Sawit di Pasar Kolektor Jakarta

Mengawali ceritanya, Fikra menuturkan bahwa proses pendaftaran di Puskesmas sangat mudah dan tidak memerlukan waktu lama. “Saat sampai di Puskesmas, saya langsung diarahkan oleh petugas untuk melakukan pendaftaran. Saya hanya perlu menyerahkan KTP dan data saya langsung keluar di sistem, ini sangat menghemat waktu apalagi saat dalam kondisi tidak sehat,” ujarnya pada Rabu (7/05).

Hal ini, menurutnya, sangat membantu, terutama bagi pasien yang sedang tidak dalam kondisi prima, karena tidak perlu lagi mengisi data secara manual. Proses selanjutnya pun berjalan dengan lancar. Setelah terdaftar, Fikra diarahkan untuk menunggu giliran pemeriksaan. Sebelum bertemu dengan dokter utama, ia terlebih dahulu diperiksa oleh petugas kesehatan untuk mengetahui kondisi awal. “Saya diperiksa dulu oleh tenaga medis untuk melihat kondisi awal.

Setelah itu baru diarahkan ke dokter utama untuk pemeriksaan lebih detail,” kata Fikra.

Beruntung, dari hasil pemeriksaan, kondisi Fikra tidak mengharuskan dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL). Ia mendapatkan obat-obatan yang sesuai, dan beberapa hari kemudian kondisinya membaik.

“Alhamdulillah, gejalanya tidak berat dan saya tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Obat yang diberikan efektif dan saya bisa pulih dengan cepat,” tambahnya.

0 Komentar