JABAR EKSPRES — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (28/5/2025). Prediksi kurs dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran Rp16.240 hingga Rp16.300 per dolar AS, berdasarkan proyeksi pergerakan pasar.
Pada perdagangan Selasa (27/5/2025), rupiah melemah di level Rp16.287 per dolar AS. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,23% dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp16.249.
Pelemahan ini mencerminkan tren fluktuatif nilai tukar yang telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga:Vespa LX 125 i-GET Jadi Vespa Termurah yang Stylish, dan Ramah LingkunganUang Rp 25 Buah Pala Kini Jadi Buruan Kolektor
Secara umum, pergerakan rupiah terhadap dolar AS saat ini karena pengaruh kombinasi faktor teknikal dan kondisi ekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat. Penguatan dolar AS belakangan ini terjadi akibat kekhawatiran pasar terhadap kondisi fiskal Negeri Paman Sam, yang menyebabkan investor beralih ke aset safe haven seperti dolar.
Namun demikian, para pelaku pasar memperkirakan potensi penguatan dolar akan terbatas karena AS menunda pengenaan tarif baru terhadap Uni Eropa. Penundaan ini memberi ruang bagi stabilisasi di pasar mata uang global.
Sebagai referensi, rata-rata nilai tukar dolar AS di akhir Mei 2025 tercatat berada di kisaran Rp16.225 hingga Rp16.287 per dolar AS, dengan rerata sekitar Rp16.270-an. Perbedaan tipis ini menunjukkan bahwa meski terjadi pelemahan, nilai tukar rupiah relatif stabil dalam beberapa hari terakhir.
Perkiraan nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.250 hingga Rp16.300 per dolar AS. Pelaku usaha, importir, maupun masyarakat umum dapat menggunakan rentang ini sebagai acuan dalam melakukan transaksi.
Meski sentimen global masih belum stabil, para analis mengimbau pelaku pasar untuk tetap waspada dan terus mengikuti perkembangan terbaru terkait kebijakan moneter global serta situasi fiskal AS. Keduanya dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam waktu dekat.
