7 Tips Paling Joss Mengelola Uang Saat Remaja Agar Cepat Kaya

Tips Mengelola Uang Saat Remaja
0 Komentar

Kalau kamu masih bingung ingin belajar keterampilan apa, coba cari saja di YouTube dengan kata kunci “ide bisnis online”. Pelajari dan pilih satu yang menarik minatmu. Yang penting adalah ambil langkah pertama terlebih dahulu.

  1. Hindari Uang Habis Tanpa Disadari

Kami yakin salah satu masalah paling sering yang kamu alami ketika mendapatkan uang adalah kamu sering tidak sadar saat membelanjakannya, dan akhirnya uangmu habis tanpa sisa untuk hal-hal yang sebenarnya tidak penting.

Karena itu, sangat penting bagi kamu untuk memahami dan mengasah keterampilan yang kedua ini: seni mengatur uang.

Baca Juga:Aplikasi GirCycle Klaim Hasilkan Uang dari Daur Ulang Sampah, Waspada Investasi Bodong!Cara Meminjam Saldo DANA Langsung Cair Tanpa Dana PayLater atau Dana Cicil

Tadi kamu sudah memahami pentingnya investasi pada diri sendiri, tapi muncul pertanyaan selanjutnya:

“Kalau begitu, uangnya dari mana?”

Jawabannya terletak pada prinsip paling dasar dalam manajemen keuangan, yaitu surplus cash flow. Surplus cash flow secara sederhana berarti pemasukan lebih besar daripada pengeluaran.

Namun kenyataannya, banyak dari kita justru mengalami sebaliknya: pemasukan yang pas-pasan, tapi gaya hidup seperti konglomerat. Akibatnya, uang habis untuk hal-hal yang tidak jelas manfaatnya, bahkan sering kali pengeluarannya melebihi kemampuan keuangannya sendiri.

Lalu, bagaimana caranya agar kamu bisa sampai di titik surplus cash flow?

Pertama-tama, mari kita bahas dulu untuk kamu yang sudah bekerja tetapi memiliki penghasilan yang masih kecil. Coba simak dan fokus.

Misalnya, kamu bekerja dan mendapatkan gaji Rp3 juta per bulan atau bahkan kurang dari itu. Maka, satu-satunya cara agar kamu tetap bisa berinvestasi pada diri sendiri adalah dengan menekan gaya hidup—yaitu dengan memotong pengeluaran yang tidak perlu seperti nongkrong yang tidak penting, dan top-up game hanya untuk membeli skin.

Intinya, tekan semua pengeluaran konsumtif yang tidak memberikan nilai tambah. Misalnya, dari gaji Rp3 juta kamu bisa menyisihkan Rp300.000 per bulan. Gunakan Rp300.000 tersebut untuk membeli buku, mengikuti kelas online, atau mulai mencicil alat kerja yang bisa meningkatkan penghasilanmu—seperti membeli laptop atau ponsel yang lebih baik untuk freelance.

Baca Juga:Aplikasi Vanguard Modus Investasi Bodong Mirip MX Trend3 Tips Penting Sebelum Membeli Mobil Bekas Selain Periksa Mesin

Mungkin kelihatannya kecil, tapi dari situlah proses pengembangan diri kamu dimulai.

0 Komentar