JABAR EKSPRES – Bupati Bogor, Rudy Susmanto melantik Ketua dan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor periode 2025–2030, di Auditorium Setda, Cibinong, Kamis (15/5).
Rudy Susmanto menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas semangat dan dedikasi para pemuda di Kabupaten Bogor.
Menurut dia, Karang Taruna memiliki peran historis dan strategis dalam menjaga stabilitas bangsa, terlebih dalam konteks kebhinekaan yang menjadi pondasi pembangunan daerah.
Baca Juga:Alokasi Belanja Audio Visual Tembus Rp1,025 Miliar, Begini Respon Dispusipda JabarMenko Zulhas: KMP Bisa Ajukan Pinjaman Rp 3 Miliar, Pemerintah akan Bentuk Satgas Awasi Realisasi
“Mudah-mudahan, saya yakin bahwa Bapak, Ibu yang hadir di ruangan ini adalah para tokoh besar, para pemuda-pemudi hebat Kabupaten Bogor yang memiliki satu tujuan, membangun bangsa dan daerah ini bersama-sama,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia mengucapkan selamat kepada Ketua Karang Taruna yang baru dilantik, Heri Gunawan, serta seluruh jajaran pengurus yang akan mengemban amanah hingga 2030 mendatang.
Tak lupa, ia memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus Karang Taruna sebelumnya yang dipimpin Irfan Darajat atas kontribusi positifnya selama lima tahun terakhir.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja kerasnya. Banyak program-program kepemudaan yang telah dijalankan dengan sangat baik,” tuturnya.
Politisi Partai Gerinda itu menambahkan, rencana strategis Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperkuat peran kepemudaan ke depan.
Salah satu program yang akan diimplementasikan mulai tahun 2026 adalah pembangunan kantor sekretariat pemuda di setiap kecamatan.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam menangani berbagai tantangan sosial, termasuk isu ketenagakerjaan dan pembangunan SDM.
Baca Juga:SPMB Bergulir, Komisi IV Kota Bandung Minta Pemkot Lebih Selektif dalam PelaksanaannyaX-HIBIT-ION, Pameran Lukisan Abstrak Para Penyintas Kekerasan Seksual
Rudy Susmanto juga menyerukan semangat persatuan dan penguatan nasionalisme kepada seluruh pemuda.
“Kabupaten Bogor tidak bisa dibangun oleh satu orang, satu suku, atau satu agama saja. Kabupaten Bogor harus dibangun oleh kebhinekaan dan oleh orang-orang yang cinta terhadap daerah ini,” pungkasnya.
