Wamen Koperasi Farida Farichah Hadiri Wisuda 118 Mahasiswa STIT Lakbok di Ciamis

Wamen Koperasi Farida Farichah menandatangani peresmian gedung baru di acara wisuda STIT Lakbok di Desa Sidamu
Wamen Koperasi Farida Farichah menandatangani peresmian gedung baru di acara wisuda STIT Lakbok di Desa Sidamulya Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, Rabu (20/5/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 118 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Lakbok mengikuti wisuda program Sarjana S1 yang digelar di kampus dua, Desa Sidamulya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Rabu (20/5/2026). Sidang senat terbuka tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) setempat.

Wisuda kali ini merupakan wisuda periode kedua bagi STIT Lakbok. Para lulusan berasal dari dua program studi, yaitu Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Ketua Pembina Yayasan STIT Lakbok, Ogi Lesmana, menyatakan rasa syukurnya karena acara tersebut dapat dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi. Ia berharap kehadiran pejabat pusat tersebut menjadi penanda bahwa STIT Lakbok dapat tumbuh menjadi lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang penting di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Berkah, acara ini bisa dihadiri oleh bu Wamen. Semoga ke depan kami menjadi tonggak utama penyebaran sekolah tinggi ilmu tarbiyah di wilayah Kabupaten Ciamis,” ujar Ogi Lesmana di sela-sela acara.

Baca Juga:Didatangkan dari Bima NTB, Sapi Kurban di Cibinong Bogor Dibanderol Rp15 Juta hingga Rp45 JutaPemkab Tasikmalaya Resmi Luncurkan KURDA Nol Persen, Solusi Modal Usaha Tanpa Bunga

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyampaikan rasa bahagia karena dapat hadir langsung di tengah alam Ciamis yang dinilainya luar biasa. Ia mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam (SDA) di suatu daerah harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Menurutnya, salah satu kunci untuk mencetak SDM unggul adalah dengan menyediakan banyak perguruan tinggi yang berkualitas.

“Saking bahagianya saya sampai ke sini, alamnya Ciamis ini alamnya luar biasa. Kekayaan SDA ini harus diimbangi oleh SDM-nya. Maka dari itu, harus banyak sekolah tinggi, itulah pentingnya pendidikan,” kata Farida.

Lebih lanjut, Farida menjelaskan bahwa kampus merupakan tempat berproses dan pintu gerbang bagi mahasiswa sebelum terjun ke masyarakat. Ia berpesan agar para wisudawan tidak menjadi pengangguran baru setelah menyandang gelar sarjana. Ilmu yang telah didapatkan selama kuliah, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas.

“Kampus itu tempat berproses, pintu sebagai jembatan. Keluar dari kampus masuk ke masyarakat untuk memberikan manfaat untuk dirinya, keluarganya, dan masyarakat. Agar wisuda saat ini tidak menjadi pengangguran baru, tidak menjadi beban baru bagi Pemkab Ciamis, karena sudah dibekali ilmu,” pesan Farida.

0 Komentar