BANDUNG – Expo Pendidikan 2026 resmi dibuka di Sentra Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu-Kamis (20-21 Mei 2026). Puluhan stan sekolah negeri dan swasta berjejer rapi, menyambut ribuan siswa SMP yang mencari informasi sekolah lanjutan.
Ketua Pelaksana Expo Pendidikan 2026, Eka Rahman, mengatakan kegiatan ini merupakan inisiatif Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VII Provinsi Jawa Barat. Pameran sengaja digelar di tiga wilayah secara bergilir.
“Sebelumnya sudah digelar di wilayah Timur Bandung pada Senin-Selasa lalu. Sekarang di Barat Bandung, dan Sabtu-Minggu mendatang di Cimahi. Tujuannya memberikan exposure kepada siswa SMP agar mengenal lebih dekat calon sekolah tujuan mereka,” ujar Eka Rahman di lokasi, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga:Peserta BPJS Ketenagakerjaan Diminta Hindari Calo saat Ajukan Klaim JHTProgram SOMEAH BPJS Ketenagakerjaan Permudah Peserta
Total ada sekitar 70 stan yang ikut serta. Sekitar 50 stan berasal dari jenjang SMA/SMK/MA/SLB, sementara sisanya diisi perguruan tinggi, SMP, serta sponsor seperti perbankan. Pameran dibuka pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Eka menekankan, expo ini menjadi wadah kolaborasi antarjenjang pendidikan sekaligus lintas pemerintahan provinsi dan kota. “Yang paling penting adalah kolaborasi semakin kuat dan koordinasi semakin solid. Sehingga setiap kegiatan, di level mana pun, semua tahu, semua bergerak, dan semua mendukung,” tegasnya.
Salah satu fokus utama expo adalah sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) kepada siswa, orang tua, dan pihak terkait. Expo juga memberi kesempatan kepada SMK swasta untuk mempromosikan diri guna menarik siswa baru. Ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan expo.
Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya berputar di wilayah Barat dan Timur Jawa Barat, melainkan bisa menyentuh berbagai daerah lain di provinsi. Dari penyelenggaraan dua tahun sebelumnya, panitia mencatat masih perlu ditingkatkan jumlah kunjungan siswa SMP. “Kita terus ekspos ke pihak SMP supaya banyak siswa yang datang. Itu target utama kami,” kata Eka.
Secara jangka pendek, panitia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sedangkan jangka panjang, expo diharapkan menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dalam memilih sekolah. “Orang tua dan siswa tidak lagi asal-asalan memilih berdasarkan informasi dari orang lain. Mereka datang langsung, melihat stan, dan menggali informasi secara akurat sebelum mendaftar,” harap Eka.
