Meriahkan The Runway 2025, 32 Desainer Indonesia Siap Bersaing di Kancah Global

32 Desainer Indonesia
32 Desainer Indonesia
0 Komentar

Sementara itu, Ketua Bandung Fashion Society, Kang Bens mengungkapkan rasa bangganya karena telah empat kali mewakili Indonesia di ajang NYIFW. Kang Bens menilai keikutsertaan dalam perhelatan seperti ini bukan hanya soal tampil di runway, tapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan.

“Banyak hal yang bisa kami pelajari di sana. Tidak sekadar memperkenalkan karya, tapi juga memahami budaya lain dan menjalin jejaring internasional,” ungkap Bens.

Dalam kesempatan yang sama, desainer asal Papua, dr. Rosa Rumaseuw mengaku keikutsertaannya di NYIFW membawa dampak signifikan terhadap penjualan produknya.

Baca Juga:Rest Area Karangkamulyan Siap Tingkatkan Daya Tarik Wisata dan PAD CiamisNasib Tragis Banjar Water Park, Kegagalan Investasi Daerah yang Tak Transparan

“Saya sudah beberapa kali tampil di sana dan alhamdulillah selalu ada pasar. Produk saya laku dan diapresiasi. Ini membuktikan bahwa karya anak bangsa punya nilai jual tinggi,” tutur Rosa Rumaseuw.

Rosa mendorong lebih banyak desainer dan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia untuk tampil di panggung internasional seperti NYIFW.

Menurut Rosa, wadah ini sangat potensial untuk mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam industri fesyen global.

Vanny pun menambahkan bahwa dengan menampilkan keberagaman budaya dan kekayaan Nusantara, The Runway 2025 tak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tapi juga mempertegas posisi Indonesia di peta fesyen dunia.

“Momentum ini diharapkan menjadi titik tolak bagi industri fesyen nasional untuk naik kelas, menjangkau pasar lebih luas, dan bersaing sejajar dengan negara-negara mode lainnya,” tutup Vanny

0 Komentar