JABAR EKSPRES– Investasi besar-besaran dari LG yang sempat bikin heboh tanah air ternyata batal dilanjutkan.
Timbul pertanyaan, kenapa sih LG memutuskan untuk mundur dari investasi sebesar itu?
Menurut laporan media Korea Selatan, Yonhap News, ternyata ada dua alasan utama yang jadi penyebab langkah mundur ini.
Baca Juga:Viral Patung Tugu Biawak di Wonosobo Terlihat Mirip AsliTrafik Data Meningkat 21 Persen saat Idulfitri, Indosat Hadirkan Koneksi Andal Tanpa Hambatan
Pertama adalah kondisi pasar yang saat ini sedang tidak menentu, dan kedua adalah tantangan dari lingkungan investasi yang dinilai kurang kondusif.
LG menyampaikan bahwa mereka sudah mempertimbangkan semua aspek tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk menarik diri dari proyek ini.
“Kami sudah memikirkan situasi pasar dan iklim investasi saat ini, dan berdasarkan hal itu kami memilih untuk tidak melanjutkan proyek,” ujar salah satu pejabat dari LG Energy Solution, dikutip pada Minggu (20/4).
Konsorsium yang memutuskan keluar ini bukan hanya LG Energy Solution. Ada juga LG Chem, LX International Corp, dan beberapa mitra lainnya.
Mereka semua sepakat untuk menarik diri dari mega proyek pembangunan rantai pasok baterai EV di Indonesia yang tadinya bernilai sekitar 11 triliun won, atau kalau dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp11.826 per won, totalnya mencapai Rp130 triliun.
Mereka tetap berkomitmen untuk melanjutkan proyek lain yang sudah berjalan, salah satunya adalah pembangunan pabrik baterai lewat kerja sama dengan Hyundai.
Proyek yang dimaksud adalah Hyundai LG Indonesia Green Power (HLI Green Power), sebuah perusahaan patungan yang bergerak di bidang produksi baterai kendaraan listrik.
Baca Juga:Tips Aman Ketika Duduk Berboncengan Menggunakan Sepeda MotorBRI RO Bandung Serahkan Bantuan Buku untuk SDN 1 Sagalaherang melalui Program TJSL “Ini Sekolahku”
Soal keputusan mundur ini, pihak LG dan konsorsium mengaku sudah lebih dulu berdiskusi dengan pemerintah Indonesia.
Sayangnya, mereka tidak menyebutkan secara spesifik siapa pihak pemerintah yang diajak bicara, atau bagaimana hasil pertemuan tersebut.
