JABAR EKSPRES – Sebanyak 55 kepala daerah yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mengaku siap untuk mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang yang digelar pada 21-28 Februari 2025.
Seperti disampaikan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, usai menggelar koordinasi internal di Cafe, Kelurahan Cacaban, Magelang Tengah, Sabtu (22/2). “Pada prinsipnya semua kita ini siap untuk melakukan retret,” ujarnya.
Namun demikian, kata dia, pihaknya masih menunggu keputusan DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, pasca adanya larangan mengikuti retret kepala daerah tersebut.
Baca Juga:Meski Satu Partai dengan Bupati, Ketua DPRD Bogor: Tetap Jalankan PengawasanSempat Bersitegang, Ini Tuntutan Massa Aksi Indonesia Cemas di Cirebon!
Ia menyampaikan bahwa Pramono Anung telah berkomunikasi lebih lanjut dengan DPP maupun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
“Dan hari ini Pak Pramono juga jadi peserta retret tentu beliau mewakili senior dari PDI Perjuangan yang sudah berkomunikasi intens dengan DPP,” kata dia.
“Mas Pram juga berkomunikasi dengan pemerintah maupun berkomunikasi dengan penyelenggara yang ada di Magelang,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepala daerah dari partai banteng tidak mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Yang dijadwalkan pada 21-28 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Megawati melalui surat edaran dengan nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan pada Kamis (20/2/2025). Setelah Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Harun Masiku.
