JABAR EKSPRES – Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Cirebon menggelar aksi unjuk rasa yang bertajuk ‘Indonesia Cemas’ di depan gedung DPRD Kota Cirebon, Jumat (21/2/2025).
Dalam aksi Indonesia Cemas tersebut, sempat terjadi ketegangan saat perwakilan dari DPRD mencoba untuk melakukan negosiasi dengan massa aksi, yang merangsak masuk ke gedung dewan.
Kendati begitu, aksi Indonesia Cemas tersebut mulai mereda setelah sejumlah mahasiswa diterima anggota DPRD dan melakukan audiensi di ruang rapat Griya Swalaya.
Baca Juga:Ungkap Kasus Pembunuhan di Bogor 2024, YM Preman Residivis Diringkus dan Terancam Hukuman Seumur Hidup!Bazar UMKM Bakal Hadir di Kota Banjar, Catat Waktunya!
Adapun sub tuntutan yakni, pertama sahkan UU pro rakyat yakni RUU Perampasan Aset. Kedua, Tolak UU Anti Rakyat seperti RUU TNI, RUU Polri, hingga RUU Kejaksan.
Ketiga, Revisi Kebijakan yakni evaluasi efisiensi anggaran yang menyebabkan pemotongan belanja pegawai honorer pendidikan dan, kesehatan.
Kemudian, rampingkan kabinet gemuk atau kabinet merah putih. Dan lakukan evaluasi terkait pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selanjutnya, massa mendesak agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bermasalah. Evaluasi pelaksanaan BPJS Kesehatan, dan meninjau ulang Danantara hingga mitigasinya.
Keempat massa menuntut agar pemerintah melakukan revisi peraturan DPR nomor 1 tahun 2020 tentang tata tertib (tatib) pasal 228 A.
