Apple sendiri sudah menyatakan berkomitmennya untuk menginvestasikan sekitar $ 1 miliar untuk membangun fasilitas manugactur di wilayah kepulauan Batam.
Akan tetapi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, investasi yang ditawarkan tersebut tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh pemerintah Indonesia.
Pendirian Pabrik di Batam oleh Apple rencanannya akan memproduksi 65 persen pasokan global AirTag. Namun, Agus Gumiwang menyebutkan bahwa Air Tag hanyalah aksesori dan bukan komponen utama yang ada di produk Apple.
Baca Juga:Sistem Kerja FWA Sudah Berlaku, ASN dan PNS Bisa Kerja Dimana Saja!Oppo Find X8 Pro Detail Spesifikasi dan Bocoran Harganya!
Sejauh ini, Apple masih belum memiliki pengembangan manufacture di Indonesia. Tetapi, telah mengembangkan akademi pelatihann aplikasi sejak 2018. U
Pemerintah Indonesia memberikan syarat kepada Apple agar memberikan investasi sebesar $10 juta pada 2023 lalu. Dan pada tahun 2025 ini perjanjian investasi tersebut berakhi dan Indonesia membuat perjanjian baru untuk periode 2024-2026 dengan nilai lebih besar lagi. (yan).
