JABAR EKSPRES – Kota Banjar kembali berduka. Rifkah Khoerunnajah Sadira Ibrohim (10), pelajar kelas 4 MI 2 Kota Banjar, menjadi korban terbaru Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Gadis belia itu menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo, Tasikmalaya, setelah enam hari berjuang melawan penyakit tersebut.
Lia menuturkan, kondisi Rifkah semakin kritis hingga harus dirujuk ke RSUD dr. Soekardjo pada hari keenam perawatan. Meski trombosit dan suhu tubuhnya sempat membaik, nyawa sang putri tak tertolong akibat cairan yang memenuhi paru-paru.
Baca Juga:Penumpukan Sampah Pasar Gedebage Kian Bermasalah, Paguyuban Pedagang Ancam Unjuk Rasa!Pangkalan PSK di Jabar Menjamur, Komisi V Dorong Hal Ini Agar Beralih Kerja Halal
“Kami sedang berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terkait untuk memastikan diagnosis dan penyebab meninggalnya pasien,” jelas Rika.
Sementara itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap peningkatan kasus DBD, terutama di musim penghujan. Sebab sebelumnnya, pada awal 2025, Dinkes Kota Banjar mencatat tiga kasus DBD dengan satu korban jiwa.
“Kami imbau warga menjaga kebersihan lingkungan, menguras penampungan air, dan segera ke puskesmas jika ada gejala demam disertai bintik merah,” tambahnya. (CEP)
