JABAR EKSPRES – Kabar mengenai peluncuran iPhone 16 di Indonesia awal Februari 2025 tengah menjadi perbincangan hangat.
Namun, muncul pertanyaan besar, benarkah iPhone 16 akan dijual di Indonesia pada awal Februari 2025?
Mengingat adanya kebijakan ketat pemerintah terkait investasi Apple di Indonesia, mari simak informasinya lebih lanjut.
Baca Juga:Cek Penerima Saldo Dana Bansos BPNT Rp200.000 Bulan Februari 2025 di Link IniCara Dapat Uang dari Aplikasi Investasi Terbaru 2025 yang Aman dan Terdaftar OJK
Pemerintah Indonesia melalui Komisi VII DPR RI menegaskan bahwa Apple harus menunjukkan komitmen investasi di Indonesia jika ingin tetap menjual produk-produknya di pasar lokal.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia, menyatakan dukungan terhadap kebijakan yang melarang penjualan produk Apple jika perusahaan asal Amerika Serikat itu tidak berinvestasi di Indonesia.
“Jangan hanya jadikan Indonesia sebagai pasar, tapi investasinya malah hanya di tetangga kita,” ujar Chusnunia dalam keterangannya di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Apple seharusnya ikut serta dalam meningkatkan perekonomian nasional dengan memproduksi komponen inti di dalam negeri.
Dengan demikian, hal ini akan membuka lapangan kerja dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Apakah iPhone 16 Akan Dijual di Indonesia?
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah iPhone 16 akan tersedia di Indonesia pada awal Februari 2025.
Pemerintah telah menekan Apple untuk membangun fasilitas produksi lokal atau setidaknya memproduksi komponen inti di Indonesia.
Baca Juga:Gak Sampe 1 Jam! Ada Bonus Pengguna Baru hingga Rp156.000 dari Aplikasi Penghasil Uang Terbaru 2025Saldo DANA Gratis Menanti Cair hingga Rp700.000 untuk Kamu yang Terpilih
Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, maka iPhone 16 dan seri berikutnya bisa saja tidak dijual secara resmi di Indonesia.
Seperti yang dijelaskan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, hingga 2023 Apple hanya mengambil opsi skema inovasi dengan mendirikan Apple Academy di Indonesia.
Padahal, pemerintah lebih mendorong agar Apple mengambil skema pembangunan pabrik untuk memastikan adanya dampak ekonomi langsung dari investasi mereka.
“Pertimbangan kami dalam mendorong Apple untuk mengambil opsi skema pembangunan pabrik adalah agar tercipta lapangan kerja dari investasi tersebut,” kata Agus Gumiwang.
