Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda Dukung Pengoperasian Bandara Husein

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda
0 Komentar

JABAREKSPRES.COM, BANDUNG – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda turut mendukung wacana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara. Hal itu diungkapkan saat ditemui di gedung DPRD Jabar, Sabtu (18/1).

Politikus PKB itu menguraikan, wacana atau dorongan mengenai pengoperasian bandara di Kota Bandung itu memang muncul dari berbagai pihak. Mulai dari Wali Kota Bandung terpilih M.Farhan, ataupun dari beberapa kelompok masyarakat seperti pedangan di Pasar Baru. “Kalau saya dalam posisi setuju (dioperasionalkan lagi.red),” ucapnya selepas acara Spotlight bersama Fraksi PKB DPRD Jabar itu.

Pria yang juga Ketua DPW PKB Jabar itu melanjutkan, pengalihan penerbangan antara Bandara Husein ke BIJB Kertajati itu bukanlah menyelesaikan masalah. Tapi justru menimbulkan masalah baru.

Baca Juga:Perkuat Semangat Satu Tujuan! Ibis Bandung Pasteur Rayakan 10th Anniversary Bertema Army LooksEkonomi Pasar Baru Masih Lesu, Pedagang Harap Dukungan Pemerintah

“Karena itu saya setuju dioperasionalkan kembali. Itu juga semangatnya untuk menghidupkan ekonomi. Khususnya di Kota Bandung,” cetusnya.

Syaiful Huda melanjutkan, keberadaan Bandara Husein sebenarnya cukup diminati wisatawan. Baik domestik maupun mancanegara. Bandara itu jadi salah satu primadona saat masih beroperasi.

Di sisi lain, berbagai sektor ekonomi juga banyak bergantung pada Bandara Husein. Seperti pedagang Pasar Baru, maupun pelaku wisata di sekitar Bandara Husein.

Syaiful Huda menambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Wakil Menteri Perhubungan Suntana terkait dorongan tersebut. “Sudah kami sampaikan juga ke Pak Wamen, Bandara Husein kan potensinya juga besar,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga bakal berkomunikasi langsung dengan Menteri Perhubungan terkait kelanjutan dorongan itu. “Rencana Senin, akan komunikasi dengan Pak Menteri. Ini kan levelnya menghidupkan ulang. Tidak memulai dari awal juga,” ucapnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk Bandara Kertajati belum semoncer ketika melalui Bandara Husein Sastranegara. Tercatat pada Juni 2024 misalnya, baru ada 687 wisman yang masuk ke Jabar.

Jumlah itu cukup jauh jika dibandingkan dengan kedatangan wisman saat masih pengoperasian Bandara Husein Sastranegara. Tercatat pada periode Juni 2019 atau sebelum ada pandemi Covid 19, ada 8.652 wisman.

Baca Juga:Rencana Pembukaan Bandara Husein Disambut Antusias Pedagang Pasar Baru, Ini KatanyaDugaan Penyelewengan Program MBG di Ciamis, Pemerintah Diharapkan Ganti Kerugian UMKM

Kemudian tren M-to-M antara Mei dan Juni 2024 sendiri juga mengalami penurunan. Di Mei lalu ada 1.360 wisman yang masuk melalui Bandara Kertajati. Atau anjlok 49,49 persen.(son)

0 Komentar