JABAR EKSPRES – Gedebage masih jadi salah satu kawasan yang kerap dilanda banjir di wilayah Kota Bandung. Bahkan, pembangunan kolam retensi belum juga mampu menjawab problematika banjir cileuncang tersebut.
Disinggung terkait hal ini, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi menyebut, problematika terletak pada total genangan di wilayah Gedebage yang saat ini sentuh 24 ribu kubik air.
Untuk itu, Didi mengungkapkan, terdapat program-program yang bakal dijalankan guna mengatasi permasalahan tersebut. Salah satunya yakni pembuatan kolam-kolam retensi baru di sekitar kawasan Gedebage.
Baca Juga:KPU Banjar Tetapkan Pasangan Ini sebagai Wali Kota dan Wakil Walkot Terpilih!Tergiur Tawaran Manis Al Nassr, Casemiro Tinggalkan Manchester United di Pertengahan Musim?
Selain kolam retensi Dinsos di wilayah Rancasari dan Jajaway di Cibodas Antapani, pihaknya bakal juga membangun kolam baru di kawasan Ciporeat, Ujungberung. Hal ini tentunya guna menampung debit air agar tak berkumpul di wilayah Gedebage.
“Mudah-mudahan juga yang rencana BBWS mengaktifkan kembali kali mati di Cisarantan lama, itu akan mengurangi sekitar 8 ribuan, mudah-mudahan itu jauh lebih turun lagi gitu,” ucapnya.
Terkait kolam retensi Ciporeat, Didi mengatakan, pembangunan akan dilakukan pada bulan Januari sesuai dengan Konservasi Bandung Berkelanjutan Jilid III.
