JABAR EKSPRES – Hoya, yang dikenal dengan julukan tanaman lilin atau bunga porselen, diprediksi menjadi salah satu tanaman hias paling populer sepanjang tahun 2025.
Yuk, pelajari cara menanam dan merawat hoya agar tanaman ini tumbuh subur dan memukau di rumah Anda!
Hoya dapat tumbuh dengan panjang merambat antara 60 sentimeter hingga 1,2 meter.
Tanaman ini sangat cocok untuk Anda yang menginginkan keindahan tropis dalam rumah.
Baca Juga:Viral Pasangan Turis Singapura Diduga Jadi Korban Pelecehan di Braga Bandung Saat Malam Tahun BaruDaftarkan Nomor WA untuk Klaim Rp100.000 Langsung Cair di Aplikasi Penghasil Uang ini
Selain itu, hoya juga memiliki aroma bunga yang harum, menjadikannya pilihan sempurna untuk mempercantik sudut ruangan atau area luar rumah.
Menanam dan Merawat Tanaman Hoya
Berikut adalah panduan lengkap menanam dan merawat hoya agar tumbuh dengan optimal:
1. Pilih Lokasi yang Tepat
Jika ingin menjadikan hoya sebagai tanaman hias dalam ruangan, tempatkan di area dengan banyak cahaya matahari tidak langsung.
Jendela yang menghadap ke selatan atau barat menjadi lokasi ideal. Gunakan tiang atau teralis untuk mengarahkan pertumbuhan rambatannya agar tampak rapi dan estetik.
Untuk Anda yang tinggal di zona iklim USDA 8-11, hoya juga dapat ditanam di luar ruangan.
Tanaman ini akan tumbuh subur di tanah dengan drainase baik dan lingkungan lembap, terutama jika diletakkan di dekat air mancur atau kolam.
2. Waktu Ideal Menanam Hoya
Musim panas adalah waktu terbaik untuk menanam hoya, terutama di lokasi dengan banyak cahaya terang tidak langsung.
Baca Juga:Skema Iuran BPJS Kesehatan Tahun 2025 Jelang Sistem Kelas 1, 2, 3 DihapusCara Beli Token Listrik Diskon 50% Lewat M-banking dan ATM
Jika Anda tinggal di daerah dengan suhu ekstrem di bawah 10 derajat Celsius, tanamlah hoya dalam pot agar mudah dipindahkan ke dalam ruangan saat cuaca dingin.
Anda juga dapat menggunakan keranjang gantung untuk memberikan efek dekoratif tambahan.
3. Perawatan Cahaya, Tanah, dan Penyiraman
- Cahaya: Pastikan hoya mendapatkan sinar matahari tidak langsung selama enam jam sehari. Terlalu banyak sinar matahari langsung dapat merusak daunnya.
- Tanah: Gunakan campuran tanah sukulen atau tanah pot dengan perlite. Tanah yang dikeringkan baik sangat penting untuk menghindari pembusukan akar.
- Penyiraman: Tunggu hingga tanah benar-benar kering sebelum menyiram ulang untuk menjaga keseimbangan kelembapan.
