Partisipasi Pemilih di Pilkada KBB Turun Drastis, KPU Siap Dievaluasi

Ilustrasi pemilih pemula. Dok Jabar Ekspres
Ilustrasi pemilih pemula. Dok Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui partisipasi pemilih di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 mengalami penurunan.

Penurunan tingkat partisipasi pemilih jadi poin utama KPU Kabupaten Bandung Barat, agar dievaluasi.

Ketua KPU KBB Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan dalam evaluasi bersama Pemkab Bandung Barat. Bahwa pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 berjalan sesuai dengan harapan. Namun catatannya adalah penurunan angka partisipasi pemilih.

Baca Juga:Kunjungan Wisata Lesu, Pelaku Usaha di Lembang Hadapi KetidakpastianDPRD Jabar Sahkan 4 Perda, Ini Rinciannya!

“Untuk partisipasi masyarakat Pilkada untuk mencapai 73 persen. Memang kalau dilihat angka partisipasi dibandingkan dengan Pemilu memang di bawah. Tapi dibandingkan dengan kabupaten kota yang lain memang kita alhamdulilah masuk 10 besar di Jawa Barat,” katanya.

“Untuk peningkatan partisipasi pemilih memang kita merencanakan di tahun berikutnya lebih banyak kegiatan yang sifatnya pendidikan politik terhadap pemilih. Pemilih pemula, milenial, manula termasuk disabilitas,” sambungnya.

Disinggung mengenai pemungutan suara ulang (PSU), Ripqi menegaskan hal itu tak akan terjadi. Mengingat tidak adanya unsur pelanggaran yang bisa menyebabkan PSU.

Hal tersebut, lanjut dia, karena adanya keterlibatan dari berbagai pihak selama tahapan Pilkada berlangsung.

0 Komentar