Fokus pada Swasembada Pangan, Mentan akan Permudah Benih untuk Petani 

Menteri Pertanian Andi Amran (tengah) saat berkunjung ke Pabrik Gula Camming, Kecamtan Libureng, Kabupaten Bone. (Foto Instagram @a.amran_sulaiman)
Menteri Pertanian Andi Amran (tengah) saat berkunjung ke Pabrik Gula Camming, Kecamtan Libureng, Kabupaten Bone. (Foto Instagram @a.amran_sulaiman)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Demi wujudkan Indonesia berdaulat pangan sesuai dengan program Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran akan memfokuskan pada swasembada pangan.

Dalam praktiknya, Kementerian Pertanian (Kementan) akan mempermudah benih untuk petani.

Menurut Amran sekarang ini bukan apa yang dilakukan melainkan apa yang sudah dilakukan. Pihaknya sudah melakukan solusi cepat menuju swasembada dan memitigasi risiko dan depisit pangan.

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, ia menegaskan Indonesia harus bisa mencapai kedaulatan pangan untuk mengurangi ketergantungan impor bahan makanan.

Baca Juga:Tak Suka Basa – Basi Sebatas Seremonial, Haru Ingin Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif BandungDendam Gagal Terbalaskan, Penabur Cirebon Kembali Jadi Jawara DBL West Java Championship

Mentan mengungkapkan dari refocusing anggaran sebesar Rp 1,7 triliun, Kementerian Pertanian berhasil meningkatkan produksi produk beras senilai Rp 13 triliun. Refocusing anggaran tersebut digunakan untuk swasembada pangan benih petani.

‘’Kita hanya menggunakan anggaran Rp 1,7 triliun. Anggaran untuk seminar, kunjungan, atau perjalanan dinas, kita alihkan untuk petani beli benih, untuk swasembada, hingga mencetak sawah di Merauke 1 juta hektare dan Kalimantan Tengah 500 hektare,’’ jelasnya.

Amran menjelaskan saat ini menjadi momentum emas untuk menjalankan program Kementerian yang berkelanjutan. Swasembada pangan dapat diraih kembali dengan program nyata dan berkelanjutan dari periode kepemimpinan sebelumnya.

 

0 Komentar