JABAR EKSPRES – Temuan kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merupakan persoalan paling dibenci masyarakat. Hal ini dengan tegas diungkapkan Pengamat Politik Unjani, Arlan Siddha.
Menurutnya, dampak berkepanjangan bakal terasa bagi publik. Mulai dari tingkat kepercayaan masyarakat hingga melemahkan mental atau motivasi aparatur sipil negara.
Dia mengungkapkan, bukan hal yang tidak mungkin, imbas dari merebaknya kasus korupsi di lingkungan Pemkot Bandung, keterlibatan masyarakat untuk Pilkada bakal semakin anjlok.
Baca Juga:Kota Banjar Belum Punya Karakter KedaerahaanProgres Pasar Kreatif di Kota Bandung, Pemkot Klaim Raup Rp5 Miliar
“Ini hal yang pertama bisa melemahkan pemerintah dari dalam. Lalu hal yang paling utama perlu dilakukan adalah membersihkan barisan yang terlibat dalam korupsi tersebut,” jelasnya.
“Padahal Bandung sudah berimbang dan cantik. Harus ada kepala daerah selanjutnya yang bersih dari korupsi. Serta mampu menata kembali tata kelola birokrasi dan menempatkan orang-orang berkapasitas,” pungkasnya.
