JABAR EKSPRES – Warga Desa Bojongsalam, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), merekam detik-detik seorang ibu hamil yang melahirkan bayi di tengah jalan.
Dalam video berdurasi 39 detik yang direkam oleh seorang warga itu memperlihatkan, ibu hamil tersebut melahirkan saat dievakuasi di atas sebuah tandu yang terbuat dari dua bilah bambu dan satu lembar kain sarung.
DL (24) merupakan warga Kampung Langkob RT 01 RW 04 Desa Bojongsalam, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Baca Juga:Ditinggal Liburan ke Subang, Rumah ASN di Bogor Kemalingan hingga Rugi Puluhan Juta RupiahBeberkan Kondisi Politik Kota Bogor, Dua Figur Terancam Gugur Sebelum Bertanding di Pilkada 2024?
Kepala Desa Bojongsalam, Ajang Yusuf Bachtiar membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, hal itu terjadi di pelosok wilayah perbatasan Kabupaten Bandung Barat, dengan wilayah Cianjur bagian selatan.
“Betul video yang viral itu merupakan warga kami. Kejadiannya sekitar dua hari lalu pagi-pagi,” ujar Ajang Yusuf Bachtiar saat dihubungi, Senin (8/7/2024).
Ia menjelaskan, jarak rumah DL (ibu hamil) itu, dengan jalan yang mudah diakses kendaraan roda empat berjarak 5 kilometer.
Ia menilai, kondisi jalan yang masih rusak parah bercampur bebatuan tersebut menyulitkan kendaraan rodak empat mengakses perkampungan Langkob, Desa Bojongsalam. Karena itu, ibu hamil tersebut ditandu oleh warga.
“Jalan dari permukiman itu ke jalan yang bisa dilalui mobil cukup jauh. Sepanjang 5 kilometer warga hanya bisa mengakses dengan jalan kaki,” kata Ajang.
“Mereka harus berjalan kaki melintasi jalan setapak dataran tinggi yang dikelilingi hutan dan perbukitan. Tak jarang, masyarakat yang sakit harus digotong beramai-ramai menggunakan tandu yang terbuat dari satu lembar sarung dan dua bilah bambu,” sambungnya.
Beruntung. Meski melakukan persalinan dadakan tanpa bantuan petugas medis, DL dan bayinya dipastikan selamat. Warga yang tidak
Baca Juga:Polda Jabar Patuhi Hasil Putusan Praperadilan Pegi SetiawanBudi Soetrisno Mengundurkan Diri dari Partai Nasdem
“Alhamdulillah bayi dan ibunya selamat. Setelah melahirkan langsung mendapat perawatan medis,” sebutnya.
Selain menyulitkan akses menuju fasilitas kesehatan, susahnya akses warga juga menghambat kegiatan ekonomi dan pendidikan di permukiman tersebut.
“Selain yang sakit juga yang pada mau ke pasar, ke sekolah juga terhambat. Mereka ini merupakan warga yang terdampak pembangunan PLTA Cisokan,” tandasnya. (Wit)
