Komisi IV Dorong Percepatan Persiapan Teknis dan Stasiun Antara TPPAS Legok Nangka

Tanggapan DLH Kota Bandung terkait TPPAS Legok Nangka, Sabtu (29/6/2024). (Sandi Nugraha / Jabar Ekspres)
Tanggapan DLH Kota Bandung terkait TPPAS Legok Nangka, Sabtu (29/6/2024). (Sandi Nugraha / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES, BANDUNG – Anggota Komisi IV DPRD Jabar M Hasbullah Rahmat mendorong percepatan persiapan teknis pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir (TPPAS) Legok Nangka. Itu menindaklanjuti telah dilakukannya Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait proyek di Kabupaten Bandung itu, Senin (8/7/2024).

Hasbullah menguraikan, kehadiran TPPAS regional itu sangat dibutuhkan. “Jelas Sarimukti telah overload. Tidak mungkin juga diperpanjang lagi,” terangnya.

Lokasi TPPAS itu lebih menanjak sehingga butuh juga armada yang lebih baru. Selain itu juga persiapan mengenai stasiun antara pengolahan sampah. “Tidak semua sampah kan bisa diolah jadi listrik di Legok Nangka. Butuh stasiun antara. Itu juga segera disiapkan,” terangnya.

Baca Juga:Soroti Kasus Asusila Hasyim Asy’ari, Komisi II DPR RI Minta Penjaringan Komisioner KPU DiperketatKecamatan Cimahi Selatan Prioritaskan Penanganan Banjir hingga Pembangunan Sekolah

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dengan PT Jabar Environmental Solution dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia telah meneken PKS terkait proyek tersebut. PKS dilakukan di Gedung Sate pada Jumat (28/6) lalu.

TPPAS Legok Nangka sendiri memiliki kapasitas 1.852 sampai 2.131 ton perhari. Targetnya dari proyek itu bisa menghasilkan 40 megawat listrik.(son)

0 Komentar