2 Orang Terluka Akibat Bentrok antar Pelajar di Bogor , Polisi Buru Pelaku!

Detik-detik jajaran Polsek Bogor Barat mengamankan puluhan pelajar yang diduga terlibat aksi tawuran. (Yudha Prananda / Istimewa)
Detik-detik jajaran Polsek Bogor Barat mengamankan puluhan pelajar yang diduga terlibat aksi tawuran. (Yudha Prananda / Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aksi liar pelajar di wilayah Kota Bogor kembali terjadi hingga menimbulkan korban luka akibat terkena senjata tajam.

Peristiwa bentrok antar kelompok pelajar yang mengakibatkan dua pelajar SMA berinisial MAI (17) dan PF (18) mengalami luka di bagian kepala dan pinggang itu kini tengah ditangani Polsek Bogor Barat.

Kapolsek Bogor Barat Kompol Sudar menuturkan, insiden pembacokan tersebut terjadi pada Kamis (6/6) sore di Jalan Aria Suryalaga, Kelurahan Pasirkuda, Kecamatan Bogor Barat.

Baca Juga:Ombudsman Jabar Soroti Hal Ini Selama PPDB 2024 tahap 1 Berlangsung, Minta Sediakan JuknisAde Zakir Ditunjuk Jadi Plh Bupati Bandung Barat, Langsung Gelar Rapat Internal OPD 

Ia menjelaskan, kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu bermula saat kedua korban berboncengan tiga menggunakan satu sepeda motor bersama satu orang temannya lagi berinisial AR (18).

Ketiganya berencana pergi ke tempat tongkrongan alias base camp. Saat itu, AR mengemudikan sepeda motor, MAI dibonceng di tengah dan PF duduk dipaling belakang.

Ketika dalam perjalanan, tepatnya di wilayah Pintu Ledeng Ciomas, Kabupaten Bogor, dari arah berlawanan ada kelompok pelajar dari sekolah lain diduga SMK Taruna Andigha mengejar ketiganya.

Berniat kabur, laju kendaraan yang ditunggangi AR, MAI dan PF yang merupakan pelajar dari SMAN 1 Ciomas Bogor akhirnya terhenti akibat padatnya arus lalulintas.

“Motor yang dikendarai mereka menabrak motor di depannya, tiba-tiba pelajar dari sekolahan Andigha dari belakang dari atas motor langsung menganiaya membacok saudara PF di bagian pinggang dan menganiaya membacok MAI di bagian kepala,” jelas Kompol Sudar.

“Setelah membacok, pelajar tersebut langsung pergi,” imbuh dia.

Ketika mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung merapat ke lokasi dan membubarkan kerumunan masa hingga mengamankan puluhan pelajar ke Mapolsek Bogor Barat.

Kedua korban, sambung Sudar, sempat dilarikan warga ke klinik terdekat hingga dirujuk ke RSUD Kota Bogor dan dilakukan pengobatan luka sebanyak masing-masing korban tiga jahitan.

Baca Juga:Kasus Vina Cirebon Masih Jadi Perbincangan Publik, Polda Jabar Bentuk Tim Khusus dan Hotline PengaduanDaftar Penjaringan Pilwalkot Lewat PSI, Ajun Siap Bangun Kota Bandung Lebih Baik

“Keduanya (malam itu juga) sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Selanjutnya kami mencari pelaku yang diduga melakukan penganiayaan,” tuturnya.

Dalam peristiwa itu, polisi memeriksa dua orang saksi yang nerupakan kerabat korban dan berhasil menyita barang bukti senjata tajam berupa satu bilah celurit. (YUD)

0 Komentar