JABAR EKSPRES – Selain marak investasi bodong yang kini sudah banyak memakan korban, ternyata penipuan dengan modus love scam juga banyak terjadi di Indonesia.
Bahkan saat ini para pelaku lebih banyak menyasar kaum emak-emak yang dinilainya lebih mudah tertipu.
Love scam, atau penipuan cinta, adalah jenis penipuan di mana penipu berpura-pura tertarik secara romantis dengan targetnya, untuk memperoleh uang atau keuntungan lain.
Baca Juga:8 Cara Alami Atasi Peradangan Wasir saat Kambuh Tanpa Harus ke DokterBaca Dzikir Ini 100 Kali Sehari, Rosulullah Menjamin Bisa Hapuskan Dosa Kita
Para korban biasanya akan dihujani janji manis dan iming-iming seperti yang diharapkannya, sehingga dengan mudahnya percaya dan memberikan apa saja yang dimintanya.
Untuk bisa menghindarinya, kita perlu tahu dulu seperti apa ciri-ciri love scaming, dan bila hal itu terjadi maka kita bisa melakukan langkah mundur untuk menjauhinya.
Inilah ciri-ciri Love Scamming di Era Modern yang biasanya berkenalan melalui media sosial.
1. Kontak Intens dan Cepat
Penipu biasanya menghubungi korban secara intens dan cepat, mengungkapkan perasaan cinta yang mendalam dalam waktu singkat.
2. Profil Palsu
Penggunaan foto-foto model atau orang lain yang menarik di profil media sosial atau situs kencan. Penipu sering kali menggunakan identitas palsu.
3. Permintaan Uang
Penipu mulai meminta uang dengan berbagai alasan, seperti biaya medis, masalah keuangan mendesak, biaya perjalanan, atau membantu mereka keluar dari situasi darurat.
4. Hindari Pertemuan Langsung
Penipu sering kali menghindari pertemuan langsung dengan korban, dengan alasan yang masuk akal namun sebenarnya dibuat-buat, seperti pekerjaan di luar negeri atau masalah visa.
5. Penggunaan Bahasa yang Kurang Lancar
Baca Juga:Setelah Kim Go Eun, Kini Lee Joon Gi Terpantau Sedang di IndonesiaLirik dan Makna Lagu Dola – Angga Dermawan yang Lagi Viral di TikTok dan Trending Nomer 1 di Youtube
Kadang-kadang penipu menggunakan bahasa yang kurang lancar atau terjemahan otomatis yang buruk, meskipun mengaku berasal dari negara berbahasa Inggris atau lainnya.
6. Kisah Hidup yang Dramatis
Cerita hidup yang penuh drama dan emosi, seperti menjadi duda/janda, kehilangan anggota keluarga, atau bekerja di militer di daerah konflik.
7. Desakan untuk Privasi
Penipu sering kali meminta korban untuk menjaga hubungan mereka tetap rahasia dan tidak memberi tahu teman atau keluarga tentang mereka.
