Sekolah Rakyat di Tasikmalaya Ditarget Groundbreaking Agustus

Bupati Cecep Nurul Yakin, saat dimintai keterangan awak media/Hendi/Jabar Ekspres
Bupati Cecep Nurul Yakin, saat dimintai keterangan awak media/Hendi/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang direncanakan berdiri di wilayah Kecamatan Pancatengah.

Saat ini, progres pembangunan terus berjalan dan ditargetkan sudah memasuki tahap groundbreaking paling lambat pada Agustus 2026.

Pemkab Tasikmalaya saat ini berkewajiban memenuhi Readiness Criteria (RC) sebagai salah satu syarat kesiapan pembangunan program tersebut.

Baca Juga:Panen Raya di Tasikmalaya Hasilkan 171 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan51 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor, Polisi Berlakukan Normal Dua Arah

Berbagai tahapan pun telah dilakukan, mulai dari penyiapan lahan hingga pemenuhan infrastruktur dasar.

Lahan seluas 8 hektar telah disiapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Dari tahapan awal tersebut, Kabupaten Tasikmalaya sempat memperoleh peringkat dengan nilai 150 dalam penilaian kesiapan.

Selanjutnya, pemerintah daerah melakukan proses land clearing (LC) atau pembersihan lahan. Setelah tahapan tersebut dilakukan, nilai kesiapan kemudian turun menjadi 50 sebagai bagian dari proses penyesuaian tahapan pembangunan yang terus berjalan.

“Sekarang terus berprogres dan kita targetkan paling lambat bulan Agustus 2026 sudah bisa groundbreaking,” ujar Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, belum lama ini.

Selain penataan lahan, Pemkab Tasikmalaya juga tengah berupaya memenuhi kebutuhan infrastruktur penunjang lainnya.

Salah satunya dengan menyurati pihak PLN untuk mendukung kebutuhan kelistrikan di kawasan pembangunan Sekolah Rakyat.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga berencana segera membangun sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi tersebut.

Baca Juga:Kopi Bunar Mulai Dilirik Pasar Global, Pemkab Tasikmalaya Akan Bantu PengembanganDi Hari Bumi, Taj Yasin Minta Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan 

“Untuk memenuhi kebutuhan listrik, saya sudah tanda tangan surat (permohonan) ke PLN. Nanti untuk air juga akan kita bangun sumur bor,” tegas Cecep.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan berasrama gratis yang diinisiasi pemerintah Indonesia.

Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan serta memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu maupun miskin ekstrem.

Melalui program tersebut, diharapkan anak-anak dapat memperoleh pendidikan, pembinaan karakter, hingga fasilitas penunjang secara lebih optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan masa depan mereka.

“Ini perlu diketahui juga ya, kenapa SR (Sekolah Rakyat) serta beberapa project lain baik untuk peningkatan infrastruktur pendidikan maupun kesehatan banyak dibangun di wilayah selatan? (Tasikmalaya wilayah selatan), itu tidak lain karena ketersedian lahan memang ada di sana. Bukan karena saya orang selatan, janga salah ya,” tandas Cecep. (Hendi)

0 Komentar