Si Bison Sapi Kurban Presiden Prabowo dari Ciamis, Bobot Lebih dari 1 Ton

Endang Sulaiman bersama dengan Si Bison, Sapi Kurban milin presiden RI Prabowo Subianto, di Desa Kertamandala
Endang Sulaiman bersama dengan Si Bison, Sapi Kurban milin presiden RI Prabowo Subianto, di Desa Kertamandala, Kecamatan Panjalu, Ciamis. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan berkurban dengan seekor sapi berukuran raksasa asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Sapi jantan jenis Simmental-Limousin itu memiliki bobot luar biasa, mencapai 1.050 kilogram dan diproyeksikan tembus 1,15 ton pada hari raya Idul Adha 2026.

Sapi tersebut berasal dari peternakan milik H. Endang Sulaiman di Desa Kertamandala, Kecamatan Panjalu, Ciamis.

Baca Juga:Panen Raya di Tasikmalaya Hasilkan 171 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan51 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor, Polisi Berlakukan Normal Dua Arah

Karena posturnya yang sangat besar, panjang, dan berbeda dari sapi kebanyakan, warga setempat menjulukinya “Si Bison”.

Pemilik peternakan, Endang Sulaiman, mengaku bangga karena sapi dari kandangnya terpilih menjadi hewan kurban Presiden.

Menurutnya, ini adalah sapi terbaik dan terbesar yang ada di kandangnya saat ini. “Ya tentu buat saya sebagai peternak ini menjadi kebanggaan yang luar biasa. Alhamdulillah pak Presiden bisa mengambil atau membeli dari peternak lokal di kandang saya,” ungkap Endang, Minggu (17/6/2026).

Endang berharap peristiwa ini bisa menjadi motivasi bagi peternak lain di Ciamis. “Siapa tahu ke depan peternak lain juga mendapat kesempatan yang sama, sapinya dipilih untuk kebutuhan Presiden,” tambahnya.

Usia sapi “Si Bison” saat ini sudah hampir empat setengah tahun. Endang menjelaskan bahwa bobot sapi masih akan terus bertambah hingga hari pemotongan kurban tiba.

“Bobotnya sampai hari ini sekitar 1.050 kilogram. Insyaallah sampai hari H masih bisa bertambah lagi jadi sekitar 1 ton 150 kilogram,” katanya.

Yang menarik, perawatan sapi kurban Presiden ini tidak biasa. Endang mengerahkan dua orang khusus yang bertugas merawat “Si Bison” setiap hari.

Baca Juga:Kopi Bunar Mulai Dilirik Pasar Global, Pemkab Tasikmalaya Akan Bantu PengembanganDi Hari Bumi, Taj Yasin Minta Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan 

Kedua petugas tersebut fokus pada pola makan, kebersihan, dan kesehatan sapi, tanpa mencampurnya dengan perawatan sapi lain.

“Perawatannya memang khusus, karena ini sapi Presiden. Yang menangani ada dua orang khusus dan tidak dicampur dengan perawatan sapi yang lain,” papar Endang.

Pakan diberikan secara rutin dua kali sehari, pagi jam 8 dan sore jam 3. Pakannya terdiri dari ampas jerami, konsentrat, dan singkong.

Menurut Endang, pemberian pakan yang terjadwal ini bertujuan untuk memaksimalkan pertumbuhan sapi.

0 Komentar