Remaja Sering Kelelahan?, Bisa Jadi Anemia, Ini Tanda-tanda dan Cara Mengatasinya

ILUSTRASI Remaja yang terkena anemia. (freepik)
ILUSTRASI Remaja yang terkena anemia. (freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masa Remaja merupakan masa yang penuh eksplorasi, karenanya puncak keaktifan seseorang adalah saat remaja. Namun berbeda yang terjadi saat ini, banyak remaja yang sudah menderita berbagai penyakit, sampai-sampai muncul istilah remaja jompo. Salah satu penyakit yang banyak menyerang remaja adalah anemia, dalam tulisan ini akan dibahas beberapa tanda yang muncul pada penderita anemia pada remaja.

Anemia adalah kondisi medis yang terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat, atau sering juga disebut dengan hemoglobin yang yang bertugas membawa oksigen ke jaringan tubuh.

Banyak sebab seorang remaja sampai terkena anemia, namun lebih banyak karena pola makan dan pola hidup yang kuranbg sehat.

Baca Juga:Naskah Khutbah Jumat Tentang Mempertahankan Kualitas Ibadah Setelah Ramadhan Berakhir9 Waktu Mustajab untuk Berdoa, Ada Jaminan Diijabah Allah

Saat ini remaja tidak lagi aktif seperti jaman dulu, mereka lebih banyak menghabiskan waktunya dengan rebahan bermain gadget.

Kondisi ini menjadi salah satunyapenyebabnya. Karena kurang gerak, kurang mendapatkan sinar matahari, dan kurang mendapat asupan gizi yang seimbang.

Berikut tanda-tanda yang mungkin menandakan remaja terkena anemia:

1. Kelelahan yang Berlebihan

Salah satu tanda paling umum dari anemia adalah kelelahan yang tidak wajar, bahkan setelah istirahat yang cukup. Remaja yang terus merasa lelah dan lesu tanpa alasan yang jelas perlu memeriksakan kondisi kesehatannya.

2. Pucat

Kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan kulit, bibir, dan gusi tampak pucat. Pucat ini dapat menjadi tanda anemia yang sering terlihat pada remaja.

3. Napas Pendek dan Sesak

Kekurangan oksigen dalam darah dapat menyebabkan remaja merasa sesak napas atau kesulitan bernapas bahkan dengan aktivitas ringan.

4. Detak Jantung Cepat

Anemia bisa membuat jantung bekerja lebih keras untuk mengompensasi kurangnya oksigen dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan detak jantung yang cepat atau tidak teratur.

5. Kepala Pusing dan Pusing Berputar

Remaja dengan anemia mungkin sering merasa kepala pusing atau pusing berputar karena otak tidak mendapatkan cukup oksigen.

Baca Juga:Kenapa Korban Investasi Bodong Tidak Pernah Kapok? Ini Kata PakarPLN UP3 Bogor Siaga di Zona Transportasi Publik Untuk Jamin Kelancaran Arus Balik Lebaran

6. Pingsan atau Kehilangan Kesadaran

Pada kasus anemia yang parah, remaja bahkan bisa mengalami pingsan atau kehilangan kesadaran karena tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.

0 Komentar