JABAR EKSPRES – Pendekatan humanis dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandung dalam patroli skala besar yang digelar pada Sabtu (1/8/2026) malam.
Tak hanya berkeliling mengantisipasi aksi begal, petugas juga membagikan makanan gratis dan kopi kepada masyarakat sembari mengedukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Ega Prayudi mengatakan, patroli tersebut sengaja dikemas dengan cara yang lebih dekat dengan masyarakat.
Baca Juga:Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Dorong Pemanfaatan Hutan Tanpa Merusak LingkunganSistem BI Bakal Tetap Solid di Bawah Gubernur Baru, Benarkah?
Selain menciptakan rasa aman, polisi juga ingin membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas.
“Malam hari ini kita menyiapkan makanan soto, sate, dan kopi. Di sini ada kopi keselamatan biar selamat pulangnya, biar aman kembali ke rumahnya. Kita kasih kopi, bebas dari begal sama bebas dari ngantuk,” ujar Ega.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai pesan keselamatan kepada masyarakat, khususnya kalangan muda yang masih berkumpul pada malam akhir pekan.
Petugas memberikan imbauan agar pengendara menggunakan perlengkapan berkendara sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) serta tidak memakai knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan warga.
“Tadi kami juga menghimbau dari tempat-tempat nongkrong di mana anak-anak muda malam Minggu kumpul-kumpul. Kita beri himbauan, kita kasih masukan bahwa berkendara itu perlu menggunakan perlengkapan-perlengkapan yang SNI. Misalnya contohnya dari knalpot ini dapat mengganggu kebisingannya masyarakat lain,” katanya.
Selain edukasi, patroli tersebut juga bertujuan mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.
“Untuk malam hari ini kita dari Satlantas Polresta Bandung melaksanakan patroli skala besar. Intinya kita memberikan rasa aman, nyaman pada malam hari mengingat saat ini banyak berita tentang begal. Kami dari Satlantas melaksanakan patroli minimal para pelaku begal mengurungkan niatnya,” ucap Ega.
Baca Juga:Mentan Tegaskan Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu, Percepat Swasembada?Serapan Pertanian Diperkuat untuk MBG, Bisa Sejahterakan Petani?
Ia menambahkan, konsep patroli humanis dengan memadukan pengamanan, edukasi, dan kegiatan sosial akan terus dilaksanakan secara rutin, terutama setiap malam Minggu.
Melalui cara tersebut, Satlantas berharap kehadiran polisi tidak hanya dirasakan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan.
